Tol Pekanbaru-Dumai Banyak Bergelombang, Pengendara: “Mobil Serasa Terbang”

- Penulis

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : ilustrasi

DUMAI  – Memasuki masa mudik dan arus balik Lebaran, kondisi ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) menjadi sorotan pengendara. Para pengguna jalan mengeluhkan kondisi aspal yang bergelombang dan aspal tidak rata di berbagai titik, yang dinilai membahayakan keselamatan berkendara.

​Kondisi ini menjadi topik hangat setelah seorang pengendara yang tengah melakukan perjalanan dari pekanbaru menuju Dumai (24/3), yakni Kasri Rohil membagikan pengalamannya di media sosial. Ia membagikan pengalamannya kepada warga dan pengendara lainnya agar tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi karena risiko kehilangan kendali sangat besar.
​
Rawan Kecelakaan di Titik Krusial. Sejumlah titik dinilai sangat rawan, terutama di KM 73 dan area sekitar Bathin Solapan. Pengguna jalan menyebutkan di kolom komentar pengalamannya bahwa gelombang terasa sangat kuat, terutama saat kendaraan melewati area di bawah flyover.

​”Kondisi jalan tol banyak yang bergelombang, sangat rentan untuk pengendara yang terburu-buru. Mobil bisa terasa ‘terbang’ kalau tidak jaga kecepatan,” ujar salah satu pengguna jalan dalam unggahan yang viral.

​Keluhan Tarif Tak Sebanding Pelayanan. Selain faktor keamanan, masyarakat juga menyuarakan kekecewaan terkait tarif tol yang dianggap mahal namun tidak dibarengi dengan perawatan yang maksimal. Berikut adalah beberapa poin catatan warga:

• ​Minim Perawatan: Kondisi bergelombang dan tidak rata sudah terjadi cukup lama namun belum ada perbaikan menyeluruh.
• ​Perbandingan Tarif: Warga menilai tarif Tol Permai lebih mahal dibandingkan ruas tol lain, seperti Tol Kisaran-Medan, namun dengan kualitas jalan yang lebih buruk.
• ​Risiko Fatal: Pengendara memperingatkan bahwa kombinasi jalan bergelombang dan rasa kantuk bisa berakibat fatal (laka lantas).
​
“Tarif tol lumayan harga bayarnya, tapi jalan bergelombang dan banyak tidak rata. Pihak pengelola, mohon segera diperbaiki agar kualitas jalan sesuai standar jalan Tol yang bebas hambatan,” tulis seorang warga dalam kolom komentar publik.

​Imbauan Bagi Pengendara. Bagi para pengguna jalan saling mengingatkan untuk tetap waspada. Pihak pengelola diharapkan segera memasang rambu peringatan tambahan bertuliskan “AWAS JALAN BERGELOMBANG” agar pengendara bisa mengantisipasi kecepatan sejak dini. Bagi Anda yang akan melintasi Tol Pekanbaru-Dumai, poin penting yang harus diperhatikan:

• ​Batasi Kecepatan: Patuhi batas maksimal 80 km/jam, atau lebih rendah jika melintasi area bergelombang.
• ​Fokus Ekstra: Tingkatkan kewaspadaan di KM 73 dan area Bathin Solapan.
• ​Cek Kendaraan: Pastikan mesin dalam keadaan baik untuk meredam guncangan.
• ​Hindari Manuver Mendadak: Jangan berpindah jalur secara tiba-tiba saat menemui gelombang atau lubang untuk menghindari hilang kendali.
• ​Pastikan kondisi ban dan suspensi kendaraan dalam keadaan prima.

Tanggapan warga Gunardi hidayat mengatakan, rawan sekarang tol pekanbaru-dumai akibat perawatan asal-asalan. “Jalannya hampir merata bergelombang, tetap waspada. Pernah terkejut, begitu melaju tiba-tiba jalan bergelombang,” ujar warga yang pernah melewati.

Senada dengan itu Tumpal stak mengomentari, jalan tolnya banyak di tempel tidak rata. ” Saya baru melewari tol duri pinggir-dumai jalan banyak ditempel tidak rata. Pernah terjebak 2 kali hampir saja hilang kendali,” ujarnya.

Sementara itu akun warga bernama Palala mengatakan, Banyak yang berkomentar jalan Tolnya tak sesuai harapan. Lupa mereka kalau riau itu tanah dasarnya bergambut 10-15 Meter.

“Treatment apapun yang di lakukan HKI tetap akan bergelombang kembali. Itu berbeda dengan kondisi jalan Tol Sumbar Medan dan Daerah Jawa,” tulis palala.

Utamakan keselamatan dan bagi yang tak hapal spot bergelombang jangan coba-coba kejar topspeed kecepatan tinggi di tol pekanbaru-Dumai.
(Navolino)

Redaksi : Feri Windria

Berita Terkait

Dandim 0320/Dumai Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Putri Az-Zahra, Perhatian TNI untuk Anak-anak Yatim
Razia OSN di Jalan Jawa Dumai, Pria Positif Narkoba Kedapatan Bawa Senjata Api Rakitan
Audensi Tak Digubris, Tata Kelola Distribusi Minyak Goreng di Dumai Dipertanyakan
Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Satlantas Polres Dumai Pasang Spanduk Peringatan di 10 Titik Rawan
BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Dumai 2026, Dinas PU Siapkan Langkah Tindak Lanjut
Pencurian Kabel LPJU Berulang, Dishub Dumai Perketat Patroli Malam di Jalan Putri Tujuh
Pertek BPN Diserahkan ke Pemko Dumai, Legalitas Lahan Jadi Kunci Percepatan Penanganan Banjir
Kasus Kekerasan Anak Masih Menghantui Dumai, UPTD PPA Ingatkan Ayah Jangan Abai!

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:47 WIB

Dandim 0320/Dumai Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Putri Az-Zahra, Perhatian TNI untuk Anak-anak Yatim

Rabu, 4 November 2026 - 15:32 WIB

Razia OSN di Jalan Jawa Dumai, Pria Positif Narkoba Kedapatan Bawa Senjata Api Rakitan

Rabu, 4 November 2026 - 14:57 WIB

Audensi Tak Digubris, Tata Kelola Distribusi Minyak Goreng di Dumai Dipertanyakan

Rabu, 4 November 2026 - 13:50 WIB

Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Satlantas Polres Dumai Pasang Spanduk Peringatan di 10 Titik Rawan

Rabu, 4 November 2026 - 10:33 WIB

BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Dumai 2026, Dinas PU Siapkan Langkah Tindak Lanjut

Berita Terbaru