Jalan Arifin Ahmad Kota Dumai kembali Memakan Korban Jiwa

- Penulis

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Kejadian Berulang kembali Memakan korban jiwa Jalan Raya Dumai Pelintung atau dikenal Jl Arifin ahmad tepatnya di kelurahan Mundam. Rabu,(29/04/2026).

Kali ini korbannya Anak sekolah SMA 5 Bernama Suci Agustin Putri (17) yang beralamat di Tanjung palas Dumai timur, kejadian berawal korban berboncengan dengan abangnya jemput pulang sekolah sekira pukul 16.00 wib dari SMA 5 Teluk makmur, tiba di jalan yang rusak parah tepatnya di kelurahan Mundam abang si korban mendahului truk Tangki ÇPO (PT MJ) di saat kenderaan berat tersebut pelan pelan ketika itu si korban yang di bonceng terjatuh dari atas motor dan di sambut truk tangki CPO tersebut dan mengakibatkan luka parah di kepala di duga terlindas oleh kenderaan truk CPO.

Pengemudi truk tersebut sempat melarikan diri terus warga yang berada di TKP mengamankan kenderaan dan supirnya.

Berselang 20 menit tiba ambulans Rsud beserta timnya dan petugas dari rumah sakit memastikan keadaan korban ternyata tidak bernyawa lagi dan dinyatakan meninggal dunia dan petugas selanjutnya membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi korban,di duga korban terlindas oleh truk.

Warga Setempat yang di temui media ini di TKP inisial (AK) menagatakan kejadian seperti ini sudah berulang di daerah kami ini,” ujarnya.

karena jalan rusak parah sangat mengganggu pengguna jalan baik karyawan dan anak sekolah begitu juga masyarakat setempat.

Masih dari saksi di TKP menyampaikan informasi jalan dumai pelintung ini sudah sangat banyak rusak parah tetapi tidak ada perhatian pemerintah baik perusahaan yang ada di medang kampai,” lanjutnya.

Di tambah lemahnya pengawasan pihak Dishub kota dumai Menertibkan jam larangan sesui PERWALI kota Dumai Nomor 95 Tahun 2023 tentang larangan melintas pada jam jam tertentu, kejadian kecelakaan tersebut di saat jam larangan melintas Kenderaan truk truk besar.

Lemahnya perhatian pemerintah kota dumai dalam hal pengawasan dan penertiban kenderaan kenderaan tersebut turut juga jadi pertanyaan warga Masyarakat di medang kampai, di ditambah minimnya Perhatian perusahaan dari beberapa bulan yang lalu jalan tersebut sudah rusak parah.

Sementara pihak Perusahaan di medang kampai yang sangat banyak menghasilkan sumber daya alam, tetapi tidak sebanding apa yang diterima masyarakat tempatan hanya mendapat kecelakaan dan debu ada apa pemerintah kota dumai dan perusahaan Industri di medang kampai ?

 

Berita Terkait

Foto Salah, Nama Bupati dan Wakil Bupati Disebut: Warga Tojo Una-Una Pertanyakan Profesionalisme Pemberitaan 
Kapolda Riau Tingkatkan Kompetensi Polwan Lewat Pelatihan Public Speaking
Polsek Sungai Sembilan Ungkap Kasus Pencurian, Pelaku dan Barang Bukti Berhasil Diamankan
Berikan Pelayanan Humanis Kepada Masyarakat Pesisir, Polres Dumai Laksanakan Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) 
Dinas PU Dumai Hadiri Rapat Lanjutan Pembahasan Garis Sempadan Sungai untuk Dukung Program Pengendalian Banjir
Dinas Kesehatan Dumai Susun Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku untuk Percepat Pencegahan Stunting
Dinas PU Dumai dan BWS Sumatera III Lakukan Survei Pemetaan Batas Sempadan Sungai Dumai
Paintball Wali Kota Dumai Cup I 2026 Siap Digelar, Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Foto Salah, Nama Bupati dan Wakil Bupati Disebut: Warga Tojo Una-Una Pertanyakan Profesionalisme Pemberitaan 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Kapolda Riau Tingkatkan Kompetensi Polwan Lewat Pelatihan Public Speaking

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Polsek Sungai Sembilan Ungkap Kasus Pencurian, Pelaku dan Barang Bukti Berhasil Diamankan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Berikan Pelayanan Humanis Kepada Masyarakat Pesisir, Polres Dumai Laksanakan Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) 

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dinas PU Dumai Hadiri Rapat Lanjutan Pembahasan Garis Sempadan Sungai untuk Dukung Program Pengendalian Banjir

Berita Terbaru