Dugaan Pungli di Dapur MBG Tombo: Potong Gaji Relawan Sepihak, Kepala SPPG Beralasan Disiplin

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : ilustrasi

TOJO UNA-UNA – Pengelolaan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tombo kini tengah menjadi sorotan hangat.

Langkah Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tombo, Abdurrahman, S.Pd., yang melakukan pemotongan gaji para relawan secara sepihak memicu keresahan mendalam di lingkungan kerja.

Salah satu relawan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya kepada wartawan. Ia mengaku tidak mengetahui dasar aturan dan transparansi dari pemotongan upah kerja tersebut.

“Gaji kami dilakukan pemotongan setiap kali ada keterlibatan masuk ke tempat kerja. Kami tidak tahu gaji yang dipotong itu entah dikemanakan,” ujar relawan tersebut dengan nada resah.

Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan pekerja mengenai adanya praktik pungutan liar (pungli) di balik kebijakan internal tersebut.

Saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan WhatsApp pada Jumat, 15 Mei 2026, Kepala SPPG Tombo, Abdurrahman, S.Pd., membenarkan adanya kebijakan pemotongan upah tersebut. Namun, ia berdalih tindakan itu murni untuk menegakkan kedisiplinan dan profesionalitas relawan.

“Kami memberikan toleransi keterlambatan lewat dari 10 menit, bahkan hingga 15 menit masih ditoleransi, dengan kesempatan tiga kali terlambat dalam sepekan. Potongan yang diberikan hanya Rp15.000 dalam satu kali gajian,” jelas Abdurrahman.

Ia menambahkan bahwa pada awal operasional dapur MBG, sistem pemotongan gaji ini tidak pernah diberlakukan. “Tetapi karena keterlambatan para relawan ini memicu terjadinya keterlambatan distribusi pangan, maka kami memutuskan menerapkan pemotongan agar relawan bisa lebih profesional dan disiplin dalam bekerja,” tuturnya memungkasi.

Kebijakan lokal yang diambil pihak SPPG Tombo dinilai berbenturan keras dengan regulasi resmi yang diterbitkan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Atas kegaduhan ini, Ketua Satgas MBG Kabupaten Tojo Una-Una diminta untuk segera turun tangan memberi tanggapan resmi dan mengevaluasi aturan sepihak tersebut agar tidak merugikan hak para pekerja di lapangan.

(Ahmad)

Berita Terkait

Komisi III Bersama Pimpinan DPRD Kota Dumai Turun ke Lapangan Tinjau GOR dan Stadion
Perkuat Soliditas, Abdul Khadir Jailani PLT Ketua KONI Dumai Rangkul Seluruh Cabang Olahraga
Diduga Permainkan Harga LPG 3 Kg Bersubsidi, Pangkalan Kios Abang di Desa Sukadamai Jadi Sorotan Warga
Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Padang Lawas Dari Pengurus IKPALAS Kota Dumai
Gotong Royong Bangun Akses Warga, Kodim 0320/Dumai Lanjutkan Pembangunan Jembatan Beton di Sungai Sembilan
Dinas PU Kota Dumai Terima Kunjungan Inspektorat Dalam Rangka Reviu Penyelenggaraan Pelayanan Publik
Air Bendungan Desa Payu Kini Cokelat Pekat, Ancaman Gagal Panen Menghantui Petani
Kinerja Kejari Tojo Una-Una Dipertanyakan, Masyarakat Desak Kejagung Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:14 WIB

Komisi III Bersama Pimpinan DPRD Kota Dumai Turun ke Lapangan Tinjau GOR dan Stadion

Senin, 27 Juli 2026 - 18:08 WIB

Perkuat Soliditas, Abdul Khadir Jailani PLT Ketua KONI Dumai Rangkul Seluruh Cabang Olahraga

Senin, 27 Juli 2026 - 16:15 WIB

Diduga Permainkan Harga LPG 3 Kg Bersubsidi, Pangkalan Kios Abang di Desa Sukadamai Jadi Sorotan Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 16:11 WIB

Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Padang Lawas Dari Pengurus IKPALAS Kota Dumai

Senin, 27 Juli 2026 - 11:11 WIB

Gotong Royong Bangun Akses Warga, Kodim 0320/Dumai Lanjutkan Pembangunan Jembatan Beton di Sungai Sembilan

Berita Terbaru