DUMAI – Sebuah unggahan di media sosial yang menuding Kapolres Dumai menerima upeti dari pengusaha galian C ilegal mendadak viral. Unggahan tersebut memicu perdebatan panas setelah akun resmi Humas Polres Dumai dan sang pengunggah video saling balas komentar.
Dilihat Xnewss.net, Sabtu (16/5/2026), unggahan video tersebut menyertakan narasi tulisan berbunyi: “KAPOLRES DUMAI DIDUGA KENYANG DAPAT UPETI DARI PENGUSAHA ILEGAL GALIAN C”. Video itu juga menyertakan titik koordinat lokasi yang menunjukkan kawasan Kecamatan Bukit Kapur, Riau.
Menanggapi tudingan serius tersebut, akun resmi Humas Polres Dumai langsung memberikan klarifikasi di kolom komentar. Polisi menyatakan telah turun ke lapangan namun tidak menemukan aktivitas ilegal seperti yang dituduhkan.
”Halo, kami dari Polres Dumai sudah cek langsung di lokasi kejadian dan tidak ditemukan apapun di lokasi tersebut, mari kita sama – sama untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial untuk menyebarkan postingan video/foto yg mengiring opini publik. Terimakasih,” tulis akun Humas Polres Dumai.
Klarifikasi dari pihak kepolisian rupanya tidak membuat netizen dan sang kreator video langsung percaya. Akun pengunggah video, ‘Wong Kito Galo’, justru membalas komentar polisi dengan nada menyindir. Ia meminta polisi memperhatikan tanggal kejadian dan bergerak lebih cepat tanpa harus menunggu video viral terlebih dahulu.
”Tengok lah tgl..bulan dan Thun ny bos…. itu BKN video lama..video tuh di tgl 5 BLN ini tahun ini…jgn sudah viral baru di cek…mcm polisi India bos.. jgn mengomentari setelah viral .. sigap lh setiap laporan dan informasi dr masyarakat…” balasnya.
Tak hanya sang kreator, akun organisasi lokal LHMB KOTA DUMAI juga ikut menyentil klarifikasi kepolisian. Mereka mengisyaratkan memiliki bukti lain terkait aktivitas di lokasi tersebut.
”Yakin gak ada pak. perlu kami tunjukkan? 😂,” tulis akun tersebut di kolom komentar yang sama.
Merespons kegaduhan tersebut, Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang S.I.K., S.H., melalui Kasi Humas Polres Dumai AKP Zaini Waluyo memberikan konfirmasi resmi. AKP Zaini membenarkan adanya komentar klarifikasi yang ditulis oleh akun Humas Polres Dumai di unggahan yang viral tersebut.
Menurutnya, komentar itu sengaja dilayangkan guna meluruskan opini publik yang berkembang liar di media sosial agar masyarakat mendapatkan informasi yang berimbang berdasarkan hasil pengecekan lapangan.
”Terkait narasi yang beredar, kami tegaskan bahwa personel sudah turun langsung ke lokasi koordinat yang dimaksud di Kecamatan Bukit Kapur untuk melakukan pengosongan dan memastikan situasi. Namun, saat petugas tiba di sana, memang tidak ditemukan adanya aktivitas galian C ilegal seperti yang dituduhkan dalam video,” ujar AKP Zaini saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2026).
AKP Zaini juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum terbukti kebenarannya, serta meminta ruang digital dimanfaatkan secara lebih bijak dan bertanggung jawab.
Hingga saat ini, video di akun media sosial tersebut terus mendapat sorotan dan komentar beragam dari netizen.
Sumber : xnewss.net
Editor : Feri windria







