Uang Rp50 Ribu RI Raih Predikat Teraman Kedua di Dunia

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mengungkap uang kertas pecahan Rp50 ribu Tahun Emisi (TE) 2022 masuk jajaran mata uang teraman dan tersulit dipalsukan di dunia versi BestBrokers.

Deputi Gubernur BI Ricky P Gozali mengatakan uang pecahan Rp50 ribu TE 2022 meraih peringkat kedua dunia dalam kategori mata uang teraman dengan 17 unsur pengaman canggih.

“Uang Rupiah kertas pecahan Rp50 ribu TE 2022 pada November 2024 meraih peringkat kedua dunia untuk pecahan yang paling aman dan paling sulit dipalsukan di dunia versi BestBrokers,” ujar Ricky dalam acara Press Statement Penguatan Sinergi Pemberantasan Rupiah Palsu di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5).

Menurut Ricky, pengakuan internasional itu menjadi bukti peningkatan kualitas rupiah yang terus dilakukan BI, baik dari sisi bahan uang, teknologi cetak, hingga unsur pengaman.

Ia menyebut penguatan kualitas uang rupiah juga berkontribusi terhadap penurunan temuan uang palsu di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data BI, jumlah temuan uang rupiah palsu turun dari 5 piece per million (ppm) atau lima lembar dalam setiap satu juta uang beredar pada 2023 menjadi 4 ppm sepanjang 2024 hingga 2025.

Ricky mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari sinergi antara BI dengan Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal), yang terdiri dari Badan Intelijen Negara (BIN), Polri, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Keuangan.

Selain itu, BI juga terus mengedukasi masyarakat melalui kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah agar masyarakat semakin memahami ciri keaslian uang rupiah melalui metode 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang.

“Berdasarkan penelitian kami terhadap temuan uang palsu, kualitas uang palsu yang diproduksi selama ini relatif sangat rendah dan harapan kami dapat diidentifikasi dengan mudah oleh masyarakat melalui metode 3D,” ujarnya.

Dalam kesempatan sama, BI bersama Polri dan unsur Botasupal memusnahkan 466.535 lembar uang rupiah palsu hasil temuan selama periode 2017 hingga November 2025.

Ricky menjelaskan uang palsu tersebut berasal dari laporan masyarakat, perbankan, Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR), hingga hasil pengolahan setoran bank ke BI secara nasional.

“Pemusnahan dilakukan di Bank Indonesia menggunakan mesin racik yang menghasilkan cacahan kertas yang sangat kecil sehingga tidak lagi menyerupai uang,” katanya.

Ia menambahkan pemusnahan dilakukan sesuai prosedur ketat yang berlaku untuk memastikan uang palsu tersebut tidak dapat digunakan kembali.

CNN Indonesia

Editor : Feri Windria

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Truk Tangki CPO Tabrak Truk Mogok di Jalan Kebun Dumai, Minyak Tumpah Picu Kemacetan Panjang
Kejari Dumai Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Kinerja Pembinaan dan Penanganan Perkara Pidana Umum
Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una
Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung
Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan
Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BREAKING NEWS: Truk Tangki CPO Tabrak Truk Mogok di Jalan Kebun Dumai, Minyak Tumpah Picu Kemacetan Panjang

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Kejari Dumai Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Kinerja Pembinaan dan Penanganan Perkara Pidana Umum

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?

Berita Terbaru