Ket foto : di ambil dari vidio yang beredar
DUMAI – Sebuah kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Dumai, melibatkan satu unit mobil Toyota Fortuner dan dua sepeda motor. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta dua lainnya mengalami luka-luka, kejadian pada Sabtu Pagi (23/05) sekira pukul 04.30 Wib.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Fortuner BM 61 R yang dikemudikan RS bergerak dari arah Jalan Ratu Sima menuju Jalan Pangeran Diponegoro melalui Jalan Sultan Hasanuddin. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang berkonsentrasi sehingga menabrak sepeda motor Honda Beat Street BM 5968 HQ yang dikendarai MAS dan membonceng MJ serta NAH, yang saat itu melaju searah di depannya.
Usai benturan pertama, mobil Toyota Fortuner tersebut masih terus bergerak dan kembali menabrak sepeda motor Honda Supra BM 6772 HY yang membawa keranjang along-along dan dikendarai TI, yang juga berada di jalur yang sama.
Benturan terjadi pada bagian depan mobil Toyota Fortuner dengan bagian belakang kedua sepeda motor. Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Honda Beat Street, MAS, dan penumpangnya, NAH, dinyatakan meninggal dunia. Sementara MJ dan pengendara Honda Supra, TI, mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis. Seluruh kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan.
Kanit Gakkum Laka Satlantas Polres Dumai, IPDA Riki Abdi Mashuri, S.H, M.H mengatakan pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Sejauh ini terduga pengemudi sangat kooperatif dalam proses penanganan perkara. Berdasarkan informasi yang kami terima, pengemudi mobil juga langsung membantu membawa korban ke rumah sakit sesaat setelah kejadian,” jelasnya.
IPDA Riki Abdi Mashuri juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru membangun opini maupun narasi yang kurang tepat terkait peristiwa tersebut, mengingat kasus kecelakaan lalu lintas menyangkut keselamatan dan nyawa manusia.
“Kami mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyikapi informasi yang beredar. Jangan membangun narasi yang kurang tepat apalagi ini menyangkut nyawa manusia. Pada prinsipnya kami dari pihak kepolisian akan bertindak profesional terhadap setiap perkara yang terjadi,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, pihak kepolisian menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan perhatian dan laporan terkait kejadian tersebut, sekaligus mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan menjaga konsentrasi saat berkendara.
“Terima kasih atas perhatian dan laporan masyarakat. Kami ingatkan kembali untuk selalu berhati-hati dalam berkendara demi keselamatan bersama,” tutup IPDA Riki.







