SIAK – Destinasi wisata baru berbasis pertanian kini hadir menyapa warga di Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak. Agro Siak Farm sukses menyulap lahan seluas 1.500 meter persegi menjadi kawasan perkebunan modern sekaligus lokasi agrowisata petik melon yang menarik perhatian banyak pengunjung sejak Minggu (14/6/2026).
Perkebunan ini menggunakan metode modern dengan mendirikan tiga bangunan khusus berlapis plastik transparan atau green house. Setiap bangunan mampu menampung hingga seribu batang tanaman melon, sehingga total keseluruhan mencapai tiga ribu batang yang siap berbuah lebat dalam waktu singkat.
“Alhamdulillah dari satu green house bisa menghasilkan buah sebanyak 1,2 ton, dengan harga jual buah melon Rp 30.000 sampai Rp 35.000. Setiap panen membutuhkan waktu kurang lebih sekitar dua hingga tiga bulan. Jadi dari tiga green house bisa menghasilkan buah sekitar 3,6 ton buah melon setiap panennya,” jelas Ketua Pengelola Agro Siak Farm Melon, Siswanto.
Untuk memanjakan lidah pengunjung, pengelola sengaja menanam empat varietas melon premium yang dikenal memiliki cita rasa manis dan segar. Keempat jenis tersebut meliputi Melon Sweet Lavender, Sweet Hami, Honey Globe, serta Skid Row.
“Kebun melon ini juga kami jadikan sebagai agrowisata. Jadi kebun ini kami buka untuk umum, selain masyarakat bisa belajar budidaya dan melihat jenis buah melon, pengunjung juga bisa memetik secara langsung buah melonnya,” tambahnya.
Konsep wisata petik buah ini memberikan pengalaman berbeda karena pengunjung bisa memilih sendiri melon yang disukai langsung dari tangkainya. Melon yang telah dipetik kemudian akan ditimbang dan dibayar sesuai dengan harga per kilogram dari masing-masing jenis varietas yang dipilih. ***
Goriau.com
Editor : Feri Windria







