KUANTAN SINGINGI – Dua puluh tahun lalu, mereka berdiri tegap dengan seragam kebanggaan, mengucapkan sumpah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Sejak saat itu, waktu terus berputar, membawa mereka melewati berbagai tugas, tantangan, dan pengorbanan. Namun satu hal yang tetap terjaga adalah semangat pengabdian kepada masyarakat.
Semangat itulah yang kembali diwujudkan oleh Leting Dregs (2006 Gelombang I) Polres Kuantan Singingi melalui kegiatan bakti sosial bertajuk “20 Tahun Mengabdi, Dregs Kuansing Berbagi”, Selasa (21/7/2026), di Panti Asuhan Baihaqi Umar, Desa Beringin Taluk.
Sekitar pukul 16.30 WIB, rombongan yang dipimpin Ketua Dregs Polres Kuansing Aipda Kiki Haryatmal, didampingi Penasehat Angkatan Iptu Edi Winoto, bersama para perwira dan rekan-rekan seangkatan, tiba dengan membawa paket-paket sembako. Namun yang mereka hadirkan sore itu bukan sekadar bantuan kebutuhan pokok, melainkan juga kehangatan, perhatian, dan harapan.
Di hadapan anak-anak panti, tak ada sekat antara aparat dan masyarakat. Yang terlihat hanyalah pertemuan antara hati yang ingin berbagi dengan mereka yang menerima dengan penuh rasa syukur. Senyum yang mengembang di wajah anak-anak menjadi hadiah paling berharga bagi para anggota Dregs yang telah mengabdikan diri selama dua dekade.
Dalam sambutannya, Aipda Kiki Haryatmal mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan ungkapan syukur atas perjalanan panjang pengabdian Leting Dregs selama 20 tahun sebagai anggota Polri.
“Alhamdulillah, selama 20 tahun kami diberi kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus mensyukuri perjalanan tersebut. Semoga Leting Dregs Polres Kuansing semakin solid, kompak, dan terus amanah dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi,” ungkapnya.
Baginya, pengabdian bukan hanya diukur dari lamanya mengenakan seragam atau banyaknya tugas yang telah diselesaikan. Pengabdian juga tercermin dari kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan uluran tangan.
Bakti sosial itu menjadi bukti bahwa tugas seorang anggota Polri tidak berhenti pada menjaga keamanan dan menegakkan hukum. Lebih dari itu, Polri juga hadir untuk menguatkan nilai-nilai kemanusiaan, menumbuhkan empati, dan menjadi bagian dari harapan masyarakat.
Usai berbagi di panti asuhan, kebersamaan para anggota Leting Dregs berlanjut dalam Syukuran Anniversary ke-20 Tahun yang digelar di Sun Coffee & Pool. Di sana, mereka mengenang perjalanan panjang sejak pertama kali mengenakan seragam pada tahun 2006, mengenang rekan-rekan seperjuangan, serta mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin selama dua puluh tahun.
Dua dekade telah berlalu. Rambut mungkin mulai memutih, pengalaman semakin bertambah, dan tantangan terus berubah mengikuti zaman. Namun semangat yang tertanam sejak hari pertama pengabdian tetap menyala.
Karena bagi Leting Dregs Polres Kuantan Singingi, menjadi anggota Polri bukan sekadar sebuah profesi. Ia adalah panggilan jiwa untuk menjaga, melindungi, mengayomi, sekaligus berbagi. Sebab pengabdian yang paling indah bukanlah yang dikenang karena pangkat atau jabatan, melainkan karena manfaat yang ditinggalkan bagi sesama. (Zul)







