Klarifikasi di Kantor Desa Bongkakoy Berujung Ricuh, Seorang Ibu Ungkap Alasan di Balik Insiden Pemukulan

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOJO UNA – UNA – Pertemuan klarifikasi yang berlangsung di Kantor Desa Bongkakoy, Kecamatan Ulubongka, Senin (13/7), berakhir ricuh hingga terjadi aksi saling pukul antara seorang warga dan Kepala Desa. Warga yang terlibat akhirnya angkat bicara dan menjelaskan alasan yang menurutnya menjadi pemicu insiden tersebut.

Kepada wartawan, narasumber mengaku memenuhi undangan dari Pemerintah Desa Bongkakoy setelah dijemput oleh operator desa menggunakan sepeda motor. Setibanya di kantor desa, ia dipersilakan masuk ke ruang Kepala Desa untuk memberikan penjelasan terkait unggahan status di media sosial.

“Status yang saya buat memang saya tujukan kepada Kepala Desa, bukan kepada perangkat desa. Yang saya tahu, seorang kepala desa harus mengayomi masyarakatnya dengan baik. Tapi saya merasa itu tidak saya dapatkan,” ujar narasumber.

Menurutnya, kemarahan yang selama ini dipendam dipicu oleh ucapan yang diduga pernah disampaikan Kepala Desa mengenai anaknya.

“Sebagai seorang ibu, saya tidak bisa menerima ucapan itu. Perasaan saya sebagai seorang ibu sangat terluka. Itulah yang membuat saya marah dan akhirnya menulis status di media sosial,” tuturnya.

Narasumber juga mengaku dalam pertemuan tersebut Kepala Desa awalnya membantah pernah mengucapkan kalimat yang dipersoalkan.

“Awalnya beliau tidak mengakui pernah mengucapkan kata-kata itu. Tapi setelah terjadi keributan, beliau mengakuinya dan mengatakan kalau itu hanya bercanda atau bermain,” katanya.

Menurut narasumber, saat itu Kepala Desa juga sempat meminta pembenaran kepada saksi yang berada di lokasi.

“Beliau sempat berkata kepada saksi, ‘Betul to, Seli, saya cuma bermain.’ Tapi saksi hanya diam dan tidak memberikan tanggapan,” ungkapnya.

Narasumber mengakui bahwa dirinya memang melakukan pemukulan terhadap Kepala Desa. Namun, ia menegaskan tindakan tersebut terjadi secara spontan karena tidak mampu lagi menahan emosi.

“Saya mengakui telah memukul Kepala Desa. Saya tidak membenarkan tindakan itu, tetapi saya sangat terpukul dengan apa yang saya rasakan sebagai seorang ibu. Saya berharap semua kejadian ini diungkap secara jujur dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa Bongkakoy memiliki hak jawab untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan atas keterangan narasumber tersebut. Redaksi membuka ruang bagi semua pihak guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang.

Oleh: Ahmad Tuliabu

Redaksi : Feri Windria

Berita Terkait

Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat Dumai, Lahan 9 Hektare Sudah Disiapkan dan Disurvei
Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI Desa Pancur Jaya Kenalkan Budidaya Maggot dari Limbah Organik Rumah Tangga
Dinas PU Kota Dumai Hadiri RDP Komisi III DPRD Dumai Terkait Kawansan Pelabuhan
DPO Narkoba yang Buron Sejak 2024 Akhirnya Dibekuk Polsek Rupat
Polsek Rupat Kembali Ungkap Kasus Narkotika, Terduga Pelaku Positif Metamfetamin
Rutan Dumai, PN Dumai, Polres Dumai dan Kejari Dumai Teken Kerjasama Persidangan Pidana Secara Elektronik
Diduga Jual LPG 3 Kg ke Pengecer, Pangkalan di Bilato Jadi Sorotan Publik: Masyarakat Minta Evaluasi Menyeluruh
35 Warga Mengikuti Program JALUR Polres Dumai, Wujud Nyata Polri Melayani Hingga Wilayah Perairan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:13 WIB

Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat Dumai, Lahan 9 Hektare Sudah Disiapkan dan Disurvei

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:04 WIB

Klarifikasi di Kantor Desa Bongkakoy Berujung Ricuh, Seorang Ibu Ungkap Alasan di Balik Insiden Pemukulan

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:48 WIB

Mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI Desa Pancur Jaya Kenalkan Budidaya Maggot dari Limbah Organik Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:24 WIB

Dinas PU Kota Dumai Hadiri RDP Komisi III DPRD Dumai Terkait Kawansan Pelabuhan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:49 WIB

DPO Narkoba yang Buron Sejak 2024 Akhirnya Dibekuk Polsek Rupat

Berita Terbaru