Warga Resah, Desak Penangkapan Pelaku PETI di Desa Rantau Sialang

- Penulis

Sabtu, 8 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KUANTAN MUDIK  –
Masyarakat Desa Rantau Sialang Kecamatan Kuantan Mudik kembali mendesak pihak berwenang untuk segera menangkap pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang terus beroperasi meskipun sudah beberapa kali dilakukan upaya penertiban. Aktifitas penambangan ilegal ini diketahui dilakukan oleh Ravi, warga Rantau Sialang, dan Lisuik warga banjar Guntuang kecamatan kuantan mudik.Sabtu (8/08/06/2024) 

Menurut sumber yang tidak mau namanya dipublikasikan, penertiban oleh anggota Polsek Kuantan Mudik sudah dua kali dilakukan, namun pelaku tetap membandel dan melanjutkan kegiatan mereka. Aktivitas PETI ini terletak di sekitar Desa Rantau Sialang, yang berseberangan dengan Desa Sangau. Dampak dari aktivitas penambangan tersebut mengakibatkan penangkalan aliran sungai dan Abrasi pada tebing sungai.

Seorang warga mengungkapkan kekhawatirannya, “Aktivitas dari kapal PETI dan sisa hamburan mereka menyebabkan aliran air Kuantan menghantam tebing desa kami, hingga menimbulkan abrasi dan longsor yang sangat merugikan. Apalagi, rumah-rumah warga sudah sangat dekat dengan tepi sungai, yang bisa mengakibatkan longsor sewaktu-waktu.”

Warga Desa Rantau Sialang dan sekitarnya sangat resah dengan dampak lingkungan dari aktivitas penambangan emas ilegal ini. Mereka khawatir tebing sungai yang semakin tergerus akan membahayakan keselamatan mereka dan merusak pemukiman.

“Kami meminta kepada aparat penegak hukum, terutama Polres Kuansing dan Polsek Kuantan Mudik, untuk segera menangkap kedua pelaku yang sudah merusak aliran sungai Batang Kuantan ini. Abrasi yang terjadi tidak hanya mengancam rumah-rumah kami tetapi juga kerusakan aliran sungai yang sudah sangat parah,” tambah seorang warga lainnya.

Aktivitas PETI yang merusak ini memang sudah menjadi permasalahan serius di banyak daerah. Warga berharap tindakan tegas dari pihak berwenang dapat segera diambil untuk menghentikan kerusakan lingkungan lebih lanjut dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang terdampak.

Polsek Kuantan Mudik diharapkan dapat segera bertindak untuk menindaklanjuti keluhan warga dan menangkap pelaku yang terus meresahkan ini. Masyarakat Desa Rantau Sialang dan Desa Sangau menantikan penegakan hukum yang tegas untuk mengakhiri aktivitas PETI yang merusak ekosistem dan mengancam keselamatan mereka (Zul) 

Redaksi : Feri Windria

NB : Kepada Seluruh Masyarakat, Jika memiliki informasi, dan menemukan kejadian/peristiwa penting, atau pelanggaran hukum, baik oleh warga atau pejabat pemerintah/lembaga/penegak hukum, silahkan mengirimkan informasi ke Redaksi Mediapesisir.news berupa narasi/tulisan, rekaman video/suara, ke No telepon/WA: 0823-8508-9055


Jangan Lupa Mengirim Indensitas Lengkap, Kami menjamin kerahasiaan Identitas Narasumber.

Berita Terkait

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Berita Terbaru