Rp1,3 Miliar Digelontorkan untuk Gedung Poliklinik RSUD Dumai, Publik Menanti Transparansi Pelaksanaannya

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Pemerintah Kota (Pemko) Dumai kembali mengalokasikan anggaran jumbo untuk sektor kesehatan. Melalui APBD Tahun Anggaran 2026, dana sebesar Rp1.395.000.000 atau sekitar Rp1,3 miliar disiapkan untuk pekerjaan Pemeliharaan Gedung Poliklinik RSUD Kota Dumai.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Tahun 2026, paket tersebut tercatat dengan Kode RUP 65341580 dan masuk dalam kategori pekerjaan konstruksi melalui mekanisme tender.

Pekerjaan akan dilaksanakan di RSUD Kota Dumai, Jalan Tanjung Jati Nomor 04, dengan uraian berupa pemeliharaan gedung poliklinik. Anggaran yang tidak sedikit itu bersumber dari APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2026.

Dalam dokumen pengadaan disebutkan, proses pemilihan penyedia dijadwalkan berlangsung pada April hingga Mei 2026, sedangkan pelaksanaan kontrak direncanakan berlangsung Juni hingga Desember 2026.

Paket pekerjaan ini juga diperuntukkan bagi usaha kecil serta mengutamakan penggunaan produk dalam negeri, sebagai bagian dari upaya mendorong pemberdayaan pelaku usaha lokal.

Namun demikian, besarnya anggaran tersebut turut menjadi perhatian publik. Masyarakat tentu berharap proyek ini benar-benar dilaksanakan secara transparan, tepat sasaran, dan menghasilkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, bukan sekadar menghabiskan anggaran tanpa manfaat yang dirasakan pasien.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui siapa pemenang tender, sejauh mana progres pelaksanaan pekerjaan, maupun apakah proyek tersebut telah berjalan sesuai jadwal yang direncanakan. Pihak RSUD Kota Dumai juga belum memberikan keterangan resmi karena belum berhasil dikonfirmasi.

Dengan nilai anggaran yang mencapai hampir Rp1,4 miliar, publik berhak memperoleh informasi yang terbuka mengenai proses pengadaan, pelaksanaan pekerjaan, hingga hasil akhir proyek sebagai bentuk akuntabilitas penggunaan uang rakyat.

 

Berita Terkait

CFN Dumai Kembali Digelar di TBG, 102 Tenant Permanen Disiapkan untuk Pelaku Usaha
Pemko Dumai Bahas Pengembangan LPJU melalui Skema KPDBU, Target Hampir 20 Ribu Titik
Matangkan Kolaborasi Strategis di Surabaya, PT Pelabuhan Dumai Berseri Siap Naik Kelas
GMPB Pasang Badan untuk Agrinas: Mafia Tanah Riau Diminta Dibongkar sampai Aliran Dana
30 Kader IPK Dumai Digembleng Wawasan Kebangsaan, Dorong Pemuda Jadi Pionir Pembangunan
Dinas PU Dumai Gencarkan Pembersihan Drainase, Tekan Risiko Banjir
Jembatan Sungai Masjid Lama Mulai Diperbaiki, Akses Menuju Kawasan Industri Lubuk Gaung Kembali Dibenahi
Polsek Dumai Barat Tangkap Dua Tersangka Pencurian Pupuk

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:09 WIB

CFN Dumai Kembali Digelar di TBG, 102 Tenant Permanen Disiapkan untuk Pelaku Usaha

Sabtu, 19 September 2026 - 11:40 WIB

Pemko Dumai Bahas Pengembangan LPJU melalui Skema KPDBU, Target Hampir 20 Ribu Titik

Sabtu, 19 September 2026 - 10:39 WIB

Matangkan Kolaborasi Strategis di Surabaya, PT Pelabuhan Dumai Berseri Siap Naik Kelas

Sabtu, 19 September 2026 - 10:03 WIB

GMPB Pasang Badan untuk Agrinas: Mafia Tanah Riau Diminta Dibongkar sampai Aliran Dana

Sabtu, 19 September 2026 - 09:44 WIB

30 Kader IPK Dumai Digembleng Wawasan Kebangsaan, Dorong Pemuda Jadi Pionir Pembangunan

Berita Terbaru