Dugaan Aktivitas Menyimpang di Kafe Remang-remang Dekat Perkantoran Pemda Kuansing, Satpol PP Diminta Jangan Tutup Mata

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUK KUANTAN – Keberadaan sebuah kafe remang-remang yang beroperasi di sekitar kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, bukan sekadar persoalan tempat hiburan malam, tetapi muncul dugaan adanya aktivitas yang dinilai bertentangan dengan norma agama, adat istiadat, serta nilai sosial yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Kuansing.senin (3/8/2026)

Isu tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat dan memicu keresahan. Warga mempertanyakan mengapa hingga kini belum terlihat adanya langkah nyata dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kuansing sebagai institusi yang bertugas menegakkan Peraturan Daerah (Perda).

Ironisnya, lokasi kafe yang menjadi perbincangan itu disebut berada tidak jauh dari kawasan perkantoran pemerintah. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai efektivitas pengawasan aparat terhadap aktivitas yang berlangsung di wilayah tersebut.

“Kami bukan ingin menghakimi siapa pun. Yang kami minta adalah pemerintah dan Satpol PP segera turun melakukan pemeriksaan. Jangan sampai isu ini terus berkembang tanpa ada kejelasan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurut warga, apabila dugaan tersebut benar, maka persoalan ini tidak hanya menyangkut pelanggaran norma sosial, tetapi juga dapat mencoreng citra Kuantan Singingi yang selama ini dikenal sebagai negeri yang menjunjung tinggi adat, budaya Melayu, dan nilai-nilai keagamaan.

“Kalau memang tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada masyarakat. Tetapi kalau ada, jangan dibiarkan. Penegakan aturan harus berlaku sama untuk semua,” kata sumber tersebut.

Bahkan, seorang narasumber lain yang identitasnya juga dirahasiakan demi menjaga privasinya mengaku pernah diminta mengantarkan seorang pria ke kafe tersebut menggunakan mobil pribadinya. Keterangan ini merupakan pengakuan narasumber kepada media dan belum dapat diverifikasi secara independen.

Saat ditemui di sebuah warung kopi, narasumber itu menuturkan bahwa setibanya di lokasi ia diminta menunggu di dalam mobil. Namun karena penasaran, ia mengaku sempat masuk ke dalam kafe dan duduk di kursi tamu.

“Saya sempat masuk karena penasaran. Di dalam saya dilayani oleh beberapa perempuan yang menurut pengamatan saya terlihat masih berusia muda. Karena memang saya tidak suka dunia malam dan bukan itu tujuan saya, akhirnya saya memilih pulang dan meninggalkan lelaki yang saya antar tadi di sana,” ujarnya kepada media.

Media ini tidak dapat memverifikasi secara independen keterangan narasumber tersebut. Oleh karena itu, informasi tersebut disajikan sebagai bagian dari pengakuan narasumber dan bukan merupakan fakta yang telah terbukti.

Berdasarkan informasi yang dimuat TribunPekanbaru.com, seorang narasumber berinisial RW menyebut kafe yang menjadi sorotan adalah Kafe Izaa yang dikelola oleh pria berinisial HB. Narasumber tersebut juga mengemukakan dugaan adanya hubungan khusus antara HB dengan seorang pria berinisial RI.

Meski demikian, informasi tersebut masih sebatas dugaan yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pengelola kafe maupun hasil pemeriksaan dari instansi berwenang yang dapat mengonfirmasi tudingan tersebut.

Karena itu, media ini mengedepankan asas praduga tak bersalah. Seluruh informasi yang berkembang perlu dibuktikan melalui penyelidikan dan klarifikasi oleh aparat yang berwenang. Media ini juga membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak pengelola kafe maupun pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan.

Di sisi lain, masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Kuansing, Satpol PP, serta aparat penegak hukum untuk segera melakukan inspeksi dan penertiban apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap Perda atau ketentuan hukum lainnya. Langkah cepat dinilai penting agar isu yang berkembang tidak semakin menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, terdapat beberapa warung remang-remang yang berada di belakang kawasan perkantoran Pemda Kuansing dengan inisial lokasi D, H, P, L, dan A. Informasi tersebut sebelumnya juga disampaikan berdasarkan laporan dari pihak Satpol PP kepada media ini.

Publik kini menunggu sikap tegas pemerintah daerah. Sebab, yang dipertaruhkan bukan hanya penegakan aturan, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap keseriusan pemerintah dalam menjaga ketertiban umum serta marwah Kuantan Singingi sebagai daerah yang berlandaskan nilai adat dan agama.

(Zul)

Berita Terkait

Hadir untuk Masyarakat, Polsek Boliyohuto dan SPN Batudaa Salurkan Air Bersih serta Siram Jalan Berdebu
Yan Tembak Usulkan Pendanaan Pacu Jalur dari PAD, Minta Pemda Bentuk Tim Pengawasan Independen
Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Pelaku Berhasil Diamankan Usai Tertangkap Tangan
DPRD Kota Dumai Terima Kunjungan KPU, Bahas Penyesuaian Daerah Pemilihan Seiring Bertambahnya Kelurahan
Sekdako Dumai Fahmi Rizal Ditunjuk Jadi Komandan Apel Hari Jadi Provinsi Riau ke-69, Catat Sejarah Baru bagi Daerah
Camat Sosa Gelar Turnament Catur HUT RI ke-81
PMA Lakukan Ground Breakin Jembatan Aek Siabu Batang Bulu Baru
Tiga Kali Dimintai Klarifikasi, Oknum Pejabat DPMPTSP Dumai Tak Bergeming, Dugaan Perselingkuhan Masih Diselidiki

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Hadir untuk Masyarakat, Polsek Boliyohuto dan SPN Batudaa Salurkan Air Bersih serta Siram Jalan Berdebu

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Yan Tembak Usulkan Pendanaan Pacu Jalur dari PAD, Minta Pemda Bentuk Tim Pengawasan Independen

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Pelaku Berhasil Diamankan Usai Tertangkap Tangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:19 WIB

DPRD Kota Dumai Terima Kunjungan KPU, Bahas Penyesuaian Daerah Pemilihan Seiring Bertambahnya Kelurahan

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Sekdako Dumai Fahmi Rizal Ditunjuk Jadi Komandan Apel Hari Jadi Provinsi Riau ke-69, Catat Sejarah Baru bagi Daerah

Berita Terbaru