Karhutla di Mundam Berhasil Dipadamkan, Dandim 0320/Dumai Tekankan Kewaspadaan

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan Jalan Parit Tugu RT 04, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Jumat (7/8/2026). Kebakaran melanda lahan semak belukar, kebun nenas, serta lahan sawit yang berada di kawasan tanah gambut.

Berdasarkan laporan Koramil 02/Bukit Kapur Kodim 0320/Dumai, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 0,5 hektare. Lokasi kebakaran berada pada titik koordinat 1.64623° N dan 101.49154° E, dengan jarak sekitar 38 kilometer dari Koramil 02/Bukit Kapur.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan satu personel TNI, 11 personel Manggala Agni, serta tiga orang masyarakat.

Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan satu unit mesin jet pump, empat selang berukuran 2,5 inci, 14 selang berukuran 1 inci, serta satu selang isap.

Berkat kesigapan personel gabungan, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Namun, kondisi lahan gambut tetap menjadi perhatian karena memiliki potensi menyimpan bara api di bawah permukaan yang sewaktu-waktu dapat kembali memicu kebakaran.

Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso, S.E., S.Hub.Int., M.H.I., mengapresiasi kesigapan seluruh personel yang terlibat dalam penanganan Karhutla tersebut.

“Kami mengapresiasi seluruh personel yang telah bergerak cepat melakukan pemadaman di lokasi. Sinergi antara TNI, Manggala Agni dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki lahan gambut,” ujar Herman.

Ia menekankan bahwa setelah api berhasil dipadamkan, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan. Petugas di lapangan diminta memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang berpotensi kembali menyala.

“Pemadaman bukan berarti persoalan selesai. Lahan gambut memiliki karakteristik yang berbeda karena api dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan. Karena itu, pendinginan dan pemantauan pascapemadaman harus dilakukan secara maksimal,” tegasnya.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran terbuka di sekitar kawasan lahan gambut.

“Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan. Segera laporkan apabila melihat adanya asap atau titik api sehingga dapat ditangani sedini mungkin dan tidak meluas,” tambahnya.

Penanganan cepat dan sinergi antara aparat, Manggala Agni serta masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mencegah Karhutla meluas. Kewaspadaan dan kepedulian seluruh pihak diharapkan dapat menjaga wilayah Kota Dumai dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Berita Terkait

Percepat Pengendalian Banjir, Dinas PU Dumai Matangkan Pemutakhiran Dokumen Pengadaan Tanah
Kabel LPJU Diduga Jadi Sasaran Pencurian, Dishub Dumai Perketat Patroli Malam
Diduga Dipicu Persoalan Warisan, Pria di Dumai Ditangkap Usai Rumah Saudara Kandung Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Diduga Dipicu Persoalan Warisan, Pria di Dumai Ditangkap Usai Rumah Saudara Kandung Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Cegah Banjir di Dumai, Kadis PU Turun Langsung Tinjau Sejumlah Proyek Drainase
Kualitas Udara Masih Perlu Diwaspadai, Pembelajaran Daring di Dumai Diperpanjang hingga 10 Oktober
Dinas PU Dumai Turun ke Jalan, Bersihkan Sampah dan Drainase di Bukit Datuk Lama
Kapolsek Rupat Utara Gelar Jumat Curhat Bersama Tiga Desa, Warga Apresiasi Patroli Malam

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Percepat Pengendalian Banjir, Dinas PU Dumai Matangkan Pemutakhiran Dokumen Pengadaan Tanah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Kabel LPJU Diduga Jadi Sasaran Pencurian, Dishub Dumai Perketat Patroli Malam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Diduga Dipicu Persoalan Warisan, Pria di Dumai Ditangkap Usai Rumah Saudara Kandung Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Diduga Dipicu Persoalan Warisan, Pria di Dumai Ditangkap Usai Rumah Saudara Kandung Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Kualitas Udara Masih Perlu Diwaspadai, Pembelajaran Daring di Dumai Diperpanjang hingga 10 Oktober

Berita Terbaru