DUMAI – Pemerintah Kota Dumai membahas rencana pengembangan dan pengelolaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPDBU). Pembahasan tersebut berlangsung dalam rapat melalui Zoom Meeting, Sabtu (19/9/2026).
Pertemuan dihadiri Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM., MARS, Kepala Bappeda Drs. Budhi Hasnul, M.Si., Kepala Dinas Perhubungan Said Effendi, S.E., M.M., beserta jajaran, Kabag Hukum, dan sejumlah perangkat daerah terkait.
Pembahasan KPDBU diarahkan untuk mendukung percepatan pengembangan LPJU di Kota Dumai, sekaligus mendorong efisiensi pengelolaan dan memperkuat aspek keamanan aset penerangan jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai Said Effendi memaparkan kondisi LPJU yang saat ini tersebar di tujuh kecamatan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan penggunaan lampu LED dengan berbagai variasi daya, termasuk rekapitulasi tagihan listrik LPJU.
Selain kondisi eksisting, Dishub juga memaparkan target pengembangan LPJU yang diproyeksikan mencapai hampir 20.000 titik.
Selain pengembangan infrastruktur, aspek keamanan aset menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan.
Said Effendi mengungkapkan persoalan pencurian kabel yang dapat mengganggu fungsi penerangan jalan sekaligus berpotensi menyebabkan kerusakan dan kerugian terhadap aset PJU.
Persoalan tersebut menjadi bagian dari diskusi untuk mencari pola pengelolaan LPJU yang tidak hanya berorientasi pada penambahan titik penerangan, tetapi juga menjaga keberlangsungan dan keamanan aset yang telah dibangun.
Ketua Konsorsium Fokus Lighting, Nick Nurachman, menyampaikan bahwa skema KPDBU berpotensi mendukung percepatan pengelolaan LPJU dengan pendekatan yang lebih efisien serta tetap memperhatikan kualitas layanan.
Konsorsium Fokus Lighting menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kota Dumai dalam mendukung percepatan pembangunan dan pengembangan LPJU.
Wali Kota Dumai H. Paisal menyampaikan bahwa perangkat daerah terkait akan menjalankan tahapan kerja sama sesuai proses yang diperlukan.
Ia berharap rangkaian proses yang ditargetkan berlangsung selama sekitar delapan bulan tersebut dapat berjalan secara cepat dan baik.
“Target kami, Kota Dumai dapat lebih terang dan berdampak baik kepada masyarakat,” ujar Paisal.
Pembahasan selanjutnya akan mencakup aspek teknis, pengelolaan, keamanan aset, serta tahapan kerja sama melalui skema KPDBU. Dinas Perhubungan Kota Dumai bersama perangkat daerah terkait akan melanjutkan kajian dan diskusi untuk mematangkan rencana pengembangan LPJU.
Dengan pengembangan tersebut, Pemerintah Kota Dumai menargetkan peningkatan cakupan penerangan jalan sekaligus pengelolaan aset PJU yang lebih efektif dan berkelanjutan.







