DUMAI – Semangat mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional terus digelorakan dari tingkat masyarakat. Di Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, kepolisian bersama pemerintah kelurahan dan warga turun langsung ke lahan pertanian untuk menanam jagung pipil.
Kegiatan penanaman jagung pipil Kuartal III Tahun 2026 tersebut digelar pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di lahan milik warga bernama Defi, Jalan Soekarno Hatta, RT 002, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur.
Kapolsek Bukit Kapur AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si., memimpin langsung kegiatan yang melibatkan unsur kepolisian, pemerintah kelurahan, perangkat RT, pemilik lahan serta masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta secara bersama-sama melakukan penanaman bibit jagung pada lahan seluas kurang lebih satu hektare.
Turut hadir Lurah Bukit Kayu Kapur Muazin, jajaran perwira dan personel Polsek Bukit Kapur, Ketua RT 002 Peramli, pemilik lahan Defi serta sejumlah warga.
Aktivitas penanaman berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Tidak sekadar kegiatan simbolis, keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga selesai sekitar pukul 11.40 WIB.
Kapolsek Bukit Kapur AKP Boy Setiawan mengatakan, kegiatan penanaman jagung tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan kerja sama antara kepolisian, pemerintah kelurahan, petani serta masyarakat.
Lahan seluas sekitar satu hektare yang ditanami jagung diharapkan dapat tumbuh dengan baik hingga menghasilkan panen yang optimal.
Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung ketersediaan pangan di lingkungan sekitar.
Semangat gotong royong yang terlihat di Bukit Kayu Kapur menjadi gambaran bahwa upaya memperkuat ketahanan pangan dapat dimulai dari lahan masyarakat dan dilakukan secara bersama-sama.







