DUMAI – Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pekerjaan Umum terus mematangkan rencana pengendalian banjir dengan membahas aspek teknis bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III, Bappeda Kota Dumai, dan pihak konsultan. Pembahasan mencakup penyusunan Detail Engineering Design (DED), konstruksi sheet pile, hingga sistem gate pump sebagai bagian dari upaya penanganan banjir di Kota Dumai.
Pembahasan tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi virtual yang diikuti Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai, Satrya Alamsyah, S.T., M.T., bersama Kepala Bidang Sumber Daya Air, Elrachmond, S.T., di Ruang Rapat Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai, Selasa (20/10/2026).
Rapat koordinasi ini membahas sejumlah aspek teknis yang berkaitan dengan rencana pengendalian banjir di Kota Dumai. Salah satu agenda utama adalah pembahasan DED, yang menjadi dasar perencanaan teknis sebelum suatu pekerjaan konstruksi dilaksanakan.
Selain itu, pembahasan turut mencakup konstruksi sheet pile atau dinding turap serta sistem gate pump atau pintu air dan pompa. Kedua komponen tersebut perlu dikaji sesuai kondisi lapangan dan kebutuhan sistem pengendalian banjir agar dapat mendukung pengelolaan aliran air secara optimal.
Keterlibatan BWSS III, Bappeda Kota Dumai, dan pihak konsultan diharapkan dapat menyelaraskan perencanaan teknis dengan kebutuhan penanganan banjir serta perencanaan pembangunan daerah.
Pembahasan lintas instansi ini menjadi bagian dari tahapan perencanaan pengendalian banjir di Kota Dumai. Ketepatan desain, kesesuaian konstruksi, serta integrasi sistem drainase dan pengendalian aliran air menjadi aspek penting dalam menentukan efektivitas penanganan banjir.
Namun, efektivitas rencana tersebut nantinya akan bergantung pada hasil kajian teknis, kondisi lapangan, kesiapan pelaksanaan, serta dukungan pendanaan.
Melalui koordinasi berkelanjutan, Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai bersama pihak terkait diharapkan dapat mematangkan perencanaan sehingga langkah pengendalian banjir dapat dilaksanakan secara terarah, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat.







