Satgas PKH Tidak Segera Lakukan Penertiban, TWA Sungai Dumai Hanya Tinggal Nama

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Ramai diberitakan akhir-akhir ini baik dari media layar kaca, cetak dan online Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) melakukan penertiban kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan.

Jika melihat dan membaca pemberitaan tersebut sangat layak diapresiasi dan acungan jempol diberikan. Tanpa ampun Satgas yang bekerja berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan tersebut membabat dan meringkus oknum perambah kawasan hutan TNTN.

Semua pihak terlibat perambahan dari cukong sampai korporasi disikat tanpa ampun, ribuan pohon-pohon sawit yang ditanam di dalam kawasan hutan TNTN dimusnahkan dengan cara ditebang. Dari ratusan hektar kawasan hutan TNTN yang disulap oknum tidak bertanggungjawab menjadikan perkebunan sawit.

Sikap tegas Satgas PKH sangat luar biasa, namun jangan hanya di kawasan hutan TNTN di Pelalawan saja, harusnya juga menyasar kawasan-kawasan hutan lainnya. Salah satunya kawasan hutan Taman Wisata Alam (TWA) Sungai Dumai di Kota Dumai kondisinya sama seperti kawasan hutan TNTN luluh-lantak akibat perambahan membabi buta.

Kawasan hutan TWA Sungai Dumai yang ditetapkan berdasarkan SK Gubernur KDH Tk I Riau No.85/I/1985 dan SK Menhut No.154/Kpts-II/1990 dengan luas sekitar 4.712,50 hektar. Kondisinya saat ini lebih parah dan sangat memperihatinkan karena dari luas sekitar 4.712,50 hektar disinyalir hanya tersisa sekitar seratusan hektar saja. Selebihnya berubah menjadi lahan perkebunan sawit dan kawasan pemukiman penduduk. Sebagaimana disampaikan salah satu warga Dumai kepada awak media Kamis, (3/7/2025) sore.

“Oknum-oknum perambah kawasan hutan TWA Sungai Dumai bukan hanya untuk menguasai secara pribadi dengan dijadikan perkebunan sawit, tetapi melakukan praktek jual beli dengan mengklaim bahwa lahan tersebut miliknya, banyak pihak tertarik membeli karena tergiur dengan harga murah serta kontur tanah yang sangat bagus.” ujarnya meminta agar identitasnya jangan di ekspos.

Sumber penjelasan “Menjadi keprihatinan selain dijadikan kawasan pemukiman, banyak juga penduduk yang telah tinggal disitu (TWA Sungai Dumai) melakukan eksplorasi air tanah, hampir rata-rata warga memiliki usaha pengeboran air tanah airnya, yang airnya dijual kepada pihak lain.” urainya lagi pada pertemuan disalah satu kedai kopi Jalan Merdeka.

“Oleh karena itu tidak ada alasan lagi, upaya penertiban kawasan hutan TWA Sungai Dumai sangat mendesak dilakukan Satgas PKH jika melihat kondisi yang ada, semoga dengan membaca pemberitaan Satgas PKH segera bertindak, sekaligus menepis tudingan tidak ada tebang pilih dalam menertibkan kawasan hutan, Satgas PKH juga harusnya meringkus dan menciduk pelaku perambahan kawasan hutan TWA Sungai Dumai dengan mempidanakan agar ada efek jera.” pungkas sumber menutup pembicaraan.(Rls/Tim)

Editor : Feri Windria

Berita Terkait

Mobil Terperosok ke Parit di Jalan Simpang Tetap Dumai, Penyebab Belum Diketahui
Dugaan Upah di Bawah UMK, Pengupahan Pekerja PT Envitec Multi Indonesia Disorot
APBD-P Dumai Tembus Rp2,24 Triliun, Banggar Soroti Target Pendapatan dan Risiko Tunda Bayar
Buaya Berukuran Besar Muncul di Bawah Jembatan Masjid Nurul Islam, Warga Bantaran Sungai Dumai Diminta Waspada
Ledakan Berulang di Kilang Dumai, Pertamina Didesak Evaluasi GM Iwan Kurniawan
PT Ivo Mas Tunggal Bersama Tzu Chi Sinarmas Dorong Pemenuhan Gizi Anak Usia Dini di Sungai Sembilan
Laporkan Dana Hibah KONI Dumai, Fatahuddin Minta Kejaksaan Periksa Agustiawan
Jumat Berkah, GRIB Jaya Dumai Timur Bagikan Ratusan Paket Makanan di Masjid Nurul Ikhlas
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:56 WIB

Mobil Terperosok ke Parit di Jalan Simpang Tetap Dumai, Penyebab Belum Diketahui

Sabtu, 5 September 2026 - 04:42 WIB

Dugaan Upah di Bawah UMK, Pengupahan Pekerja PT Envitec Multi Indonesia Disorot

Jumat, 4 September 2026 - 17:21 WIB

APBD-P Dumai Tembus Rp2,24 Triliun, Banggar Soroti Target Pendapatan dan Risiko Tunda Bayar

Jumat, 4 September 2026 - 16:00 WIB

Buaya Berukuran Besar Muncul di Bawah Jembatan Masjid Nurul Islam, Warga Bantaran Sungai Dumai Diminta Waspada

Jumat, 4 September 2026 - 09:19 WIB

Ledakan Berulang di Kilang Dumai, Pertamina Didesak Evaluasi GM Iwan Kurniawan

Berita Terbaru