GPCN Dumai Sampaikan Aspirasi ke DPRD Terkait Permasalahan Eks Karyawan Pabrik Kopi Rasa Sayang

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Gabungan Pemuda Cinta Negeri (GPCN) menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai pada Senin (04/08) untuk membahas permasalahan yang menimpa eks karyawan Pabrik Kopi Rasa Sayang.

Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat Melati DPRD Dumai Komisi I dan dihadiri oleh sejumlah anggota dewan, perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, serta beberapa eks karyawan pabrik. Dalam hearing itu, GPCN Dumai menyampaikan sejumlah tuntutan terkait hak-hak eks karyawan yang dinilai belum diselesaikan secara tuntas oleh pihak perusahaan.

Ketua GPCN Dumai, Rio A.S menyatakan bahwa pihaknya menuntut kejelasan sisa hak yang belum dibayarkan oleh pihak perusahaan kopi rasa sayang.

“Kami datang bukan untuk membuat kegaduhan, tapi untuk memperjuangkan hak-hak saudara kita yang sudah lama menanti keadilan,” tegas Rio

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Dumai, Edison berkomitmen akan menindaklanjuti aduan tersebut secara serius. Ia juga meminta pihak manajemen Pabrik Kopi Rasa Sayang untuk klarifikasi lebih lanjut.

“Kami akan mengawal persoalan ini sampai tuntas. DPRD akan berdiri di tengah, mendengar semua pihak dan mencari solusi terbaik,” ujar Edison

Lebih lanjut Edison menyampaikan,”Kita minta pihak Disnaker propinsi Riau juga berperan aktif untuk menyelesaikan masalah ini, jgn biarkan hal ini berlarut larut, kerena ini menyangkut hal NORMATIF mantan karyawan pabrik kopi rasa sayang di Dumai aturan sudah jelas karena mereka di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), bukan mengundurkan diri, beri hak mereka sesuai aturan yang ada,”jelasnya.

Rapat tersebut ditutup dengan rencana pemanggilan resmi terhadap pihak perusahaan GPCN menyatakan akan terus mengawal proses ini demi tercapainya keadilan bagi para eks pekerja.

Berita Terkait

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Berita Terbaru