BENGKALIS – Tanjak Abizard: Dari Benang Kenangan Menjadi Toko Terlengkap Jejak Perjuangan Rhanda: Suka Duka Merawat Budaya
Panggilan untuk Masyarakat Melayu
Bengkalis dan Jantung Budaya Melayu yang Tetap Berdetak
Kabupaten Bengkalis, yang terletak di Provinsi Riau, bukanlah sekadar gugusan tanah dan air. Ia adalah rumah bagi sebuah peradaban, tempat di mana nafas kehidupan berpadu erat dengan budaya Melayu Riau yang kental dan penuh martabat.
Di tanah yang dikenal dengan julukan “Negeri Junjungan” ini, adat dan budaya Melayu tak hanya menjadi hiasan, melainkan pondasi yang menopang hampir seluruh sendi kehidupan.
Dari kesakralan upacara pernikahan hingga hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari, bahkan dalam kegiatan resmi pemerintahan, tata cara berbusana Melayu menjadi penanda identitas yang tak terpisahkan.
Tak heran jika di hari-hari tertentu, pemandangan indah nan otentik tersaji ketika para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan bangga mengenakan baju Melayu lengkap.
Ini adalah cerminan dari sebuah komitmen, bahwa di Bengkalis, marwah Melayu wajib dijaga, salah satunya melalui cara berpakaian.
Namun, di tengah perkembangan zaman, mencari tempat yang benar-benar menjaga orisinalitas dan kelengkapan busana adat bisa menjadi sebuah tantangan.
Khususnya bagi masyarakat yang berdiam di kecamatan-kecamatan padat seperti Mandau, Bathin Solapan, Pinggir, dan Talang Muandau, atau bahkan bagi masyarakat luar daerah yang mencari kebutuhan busana Melayu terbaik. Jawabannya, ternyata bersemayam di sebuah toko yang hangat: Tanjak Abizard.






