Dalam Penataan, Pemko Pekanbaru Tutup Sementara Kuliner Malam Cut Nyak Dien

- Penulis

Rabu, 9 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


ket foto : Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin 

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menutup sementara kawasan kuliner malam di Jalan Cut Nyak Dien hingga akhir pekan ini. Penutupan kuliner malam ini bagian dari penataan yang dilakukan Pemko Pekanbaru, pasca alih kelola dari pihak LPM.

Selama kawasan ini ditutup, Pemko menata besaran lapak hingga pasokan listrik untuk setiap booth Pedagang Kaki Lima (PKL). Pemko bakal menyeragamkan besaran tempat PKL berjualan.

“Mulai hari ini kita tutup sampai 3 hari kedepan. Kita lakukan penataan, untuk pemasangan listrik dan kita tata lokasi parkirnya,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Selasa (8/10/2024).

Ia menuturkan, selama ini pembagian lokasi PKL berjualan tidak merata. Ada yang mendapat luasan 12 meter dan ada yang hanya mendapat lokasi berjualan sebesar 3 meter.

Nantinya juga dilakukan rekayasa lalulintas hingga ditetapkan satu lokasi kantong parkir bagi pengunjung. Sehingga tidak terjadinya penumpukan kendaraan di sekitar kawasan tersebut.

“Supaya antar pedagang, parkir, keindahan, sampah tempat tempat buang sampah kita siapkan. Jalan itu juga nanti kita bebaskan, jadi kalau ada keadaan darurat mobil evakuasi bisa lewat,” terangnya.

Maka selama tiga hari ini OPD terkait bakal melakukan rapat teknis dan melakukan penataan kawasan kuliner malam ini. Rencananya, Jumat (11/10/2024) malam besok kawasan ini kembali dibuka dengan wajah baru.

Pria yang akrab disapa Ami ini menyebut, pihaknya mendata ada 300 lebih PKL yang berjualan di kawasan tersebut. (Kominfo8/RD2)

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan
Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker

Berita Terbaru