Di Lokasi Bekas Markas Judi Online Terjaring Belasan Pasangan Tidak Sah

- Penulis

Jumat, 4 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


DUMAI
– Lurah Sukajadi dampingi Petugas Satpol PP Grebek lokasi diduga menjadi sarang prostitusi yang berada di jalan Diponegoro (Sukajadi) Kecamatan Dumai Kota pada jum’at (4/10).

Sebelumnya lokasi yang sama juga sempat menghebohkan nusantara lantaran tempat tersebut dipergunakan sebagai markas judi online. Seakan tak jera, pemilik bangunan ruko (rumah toko) tersebut masih saja dijadikan kos – kosan tak berizin yang disinyalir menjadi tempat berbuat mesum.

Parahnya lagi, ketika digrebek tim gabungan yang terdiri dari pihak Kelurahan, Bhabinkamtibmas,  Satpol PP, RT dan Tokoh Pemuda setempat menjaring belasan pasangan tidak sah dan terdapat anak dibawah umur.

Pantauan dilapangan, Ruko yang di lantai dasar dikemas dengan pedagang masakan cepat saji. Terlihat sekilas tidak ada aktifitas yang mencurigakan, ternyata lantai dua bekas markas Judol sudah berubah wujud dengan kamar-kamar yang diduga tempat praktek prostitusi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai, Yudha Pratama melalui Komandan Regu (Danru) Darmansyah membenarkan ada giat rutin dan mengamankan belasan pria dan wanita serta anak dibawah umur.

“Benar bang, tadi kita lakukan patroli rutin, lokasi ini menjadi target kita berdasarkan aduan masyarakat,” ujarnya, Jumat (04/10/2024).

Lanjutnya, ada belasan orang dan dilakukan pembinaan dengan menandatangani surat peringatan. Untuk pemilik usaha dilakukan penyelidikan lanjutan.

“Untuk anak dibawah umur, kita serahkan ke dinas perlindungan anak. Dan kamar-kamar tersebut kita segel, dan kita sedang dalami persoalan izin serta hal lainnya,” tandasnya.

Pemasangan segel agar tidak beroperasi selama masa penyelidikan oleh Satpol PP, Lurah, LMPK, RT dan tokoh pemuda

Ditempat terpisah, Lurah Sukajadi Mirwan didampingi ketua LPMK Adel Iskosa Darmaja sangat menyayangkan temuan ini, Mirwan beranggapan bahwa sipemilik ruko seperti tidak jera menjadikan bangunan tersebut sebagai tempat usaha melanggar aturan.

“Padahal belum lama digrebek karena jadi markas judi online, pemilik seperti tidak jera dan memamg sengaja mengelabuhi menjalankan bisnis yang sepertinya tak ada izin,” ucapnya.

Mirwan dengan tegas mengatakan akan menindak para pelaku usaha yang tidak taat aturan diwilayahnya.

“Sebagai pimpinan wilayah, saya bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat saya, dan ketika hal – hal seperti ini dibiarkan maka saya pribadi juga menanggung dosanya. Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama RT untuk lebih peduli dengan lingkungan masinga – masing demi mengantisipasi hal – hal negatif terjadi,” tambahnya.(rls)

Editor Feri Windria

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan
Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker

Berita Terbaru