Aktivis Dumai kritisi Temuan MBG Basi, Minta Pemerintah Tindak Tegas Dapur SPPG

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fet foto : ilustrasi

DUMAI – Aktivis pemerhati pendidikan Dumai Dhery Perdana Nugraha kritisi pelaksana dapur umum makanan bergizi gratis karena ditemukan ada makanan basi di salah satu sekolah dasar di Kelurahan STDI Kecamatan Dumai Barat.

Dhery sangat menyayangkan kejadian MBG basi yang dapat membahayakan kesehatan pelajar ini, dan meminta pemerintah untuk segera mengambil tindakan tegas agar program MBG di Dumai tidak tercoreng.

“Pemerintah harus cepat tanggap dan memastikan bahwa program makan bergizi gratis benar-benar bermanfaat dan aman bagi siswa. Jangan sampai program ini menjadi sarana untuk mengambil keuntungan semata, bukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa,” kata Dhery, Sabtu.

Seorang aktivis lainnya, Muhammad Ihsan Nizar juga meminta temuan MBG basi ini menjadi perhatian serius para pelaksana dan pemangku kepentingan dengan mencarikan jalan solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa, bukan sebaliknya. Dia mendesak pemerintah untuk mencopot koordinator MBG wilayah Dumai jika terbukti lalai dalam menjalankan program ini.

“Program MBG adalah program yang tidak sedikit menyerap ABPN negara, maka dari itu kami mengajak seluruh masyarakat Dumai untuk mengawal suksesnya program ini,” ujarnya.

Kedua aktivis ini sepakat bahwa program MBG harus dijalankan dengan transparan dan akuntabel, serta memastikan bahwa makanan yang disajikan memenuhi standar gizi yang baik dan aman untuk dikonsumsi.

“Kami meminta pemerintah untuk mengambil sikap tegas terhadap kinerja yayasan MBG yang ada di Kota Dumai,” katanya.

Sementara, Koordinator MBG Wilayah Dumai Dedi Surya mengaku setiap ada laporan soal makanan MBG akan dilakukan teguran kepada yayasan dan mitra pengelola dapur serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi bersangkutan.

“Kami evaluasi, dan kepala SPPG dan yayasan serta mitranya akan ditegur. Kami juga akan mencari tahu ke dapurnya,” kata Dedi.

Dijelaskan, jika ada hal menonjol di lapangan terkait pelayanan MBG ini maka akan dibuat laporan khusus untuk diproses dan ditegur pihak dapur nya.

Apabila setelah ditegur namun masih ditemukan makanan basi maka bisa saja dapur tersebut akan disetop sementara operasionalnya.

“Kita sudah buat kesepakatan poin poin yang harus dilaksanakan oleh dapur dan SPPG,” demikian Koordinator MBG Dumai Dedi Surya.

Berita Terkait

Perkuat Komitmen dan Tusi, Rutan Dumai Ikuti Pengarahan Dirjenpas
Kodim 0320/Dumai Gelar Bakti Kesehatan, Wujud Kepedulian TNI pada Masyarakat di HUT Ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai
DPP Laskar RMRB Ingatkan Rumah Sakit Mitra PHR di Seluruh Distrik Jangan Intervensi Hasil MCU Pekerja
Dugaan Jaringan PETI di Solok Mencuat, Penegakan Hukum Dipertanyakan 
Enam Bulan Menggantung, Dugaan Penyimpangan APBDes Desa Katupat Belum Temui Kepastian: Publik Desak Kejaksaan Bertindak, Minta Supervisi Kejati dan Kejagung
Honor Wartawan MoU Kominfo Tojo Una-Una Diminta Dievaluasi, Transparansi LPJ hingga Dugaan Wartawan Tidak Aktif Jadi Sorotan
Petugas Pajak Bakal Sisir Rumah Warga, Kebijakan Pemko Dumai Tuai Gelombang Kritik: “Makan Saja Susah, Bagaimana Bayar Pajak?”
Kejaksaan Negeri Dumai Raih Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbar Riau dalam Acara Kick Off Forum Kepatuhan Jaminan Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:22 WIB

Perkuat Komitmen dan Tusi, Rutan Dumai Ikuti Pengarahan Dirjenpas

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:15 WIB

Kodim 0320/Dumai Gelar Bakti Kesehatan, Wujud Kepedulian TNI pada Masyarakat di HUT Ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:00 WIB

DPP Laskar RMRB Ingatkan Rumah Sakit Mitra PHR di Seluruh Distrik Jangan Intervensi Hasil MCU Pekerja

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:00 WIB

Dugaan Jaringan PETI di Solok Mencuat, Penegakan Hukum Dipertanyakan 

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:43 WIB

Enam Bulan Menggantung, Dugaan Penyimpangan APBDes Desa Katupat Belum Temui Kepastian: Publik Desak Kejaksaan Bertindak, Minta Supervisi Kejati dan Kejagung

Berita Terbaru