BENGKALIS – Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat , kabupaten Bengkalis, setelah beberapa bulan vakum semenjak bulan Ramadhan ( Februari 2026) hingga saat ini memasuki awal bulan Juni 2026.
Meski sudah beberapa bulan terhenti, kali ini Siskamling di aktifkan lagi di mulai dengan rapat Dusun bersama yang di pimpin oleh Unsur Pemerintah Desa.
Menanggapi Siskamling yang kembali di aktif kan di Desa Pangkalan Nyirih hal ini di sambut baik oleh salah satu anggota DPRD kabupaten Bengkalis, Dapil Rupat yang berdomisili di Desa Pangkalan Nyirih, Hardianto atau yang kerap di panggil dengan panggilan Asek.
Siskamling di bagi tugas 1 KK di wakili satu orang anggota keluarga, dan hari ini tgl Kamis ( 18/06/2026) tiba giliran anggota DPRD ( Hardianto) tersebut untuk menjalankan tugas nya berjaga atau meronda bersama warga.
Dari daftar tugas jaga Malam atau meronda terlihat anggota DPRD bersama Kepala Dusun Dua, Devit afrianto, ketua Pos Ronda Maman Suherman, dan 5 orang rekan ronda yang lain, setiap malam nya Ronda di bagi 7 orang perwakilan dari 7 KK.
Saat di konfirmasi pihak Media, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis atau yg kerap di panggil Asek tersebut menegaskan komitmennya untuk mendorong dan mengikuti pengaktifan kembali ronda malam. Ia menilai, dengan meningkatnya arus pendatang dan Pulau Rupat yang sedang banyak di kunjungi oleh wisatawan karena terletak nya pantai yang merupakan salah satu destinasi wisata menjadi pusat kunjungan para wisatawan baik lokal maupun luar daerah.
Menurut Asek, Siskamling bukan sekadar soal keamanan, Lebih dari itu, kegiatan ronda juga membangun solidaritas warga dan mempererat hubungan sosial antar tetangga, “Lewat ronda malam, warga bisa saling kenal dan saling jaga, Ini nilai tambah dari Siskamling yang sering dilupakan,” imbuhnya.
Politikus yang lahir dari partai PKB itu mendorong PemDes Pangkalan Nyirih untuk tidak hanya mengajak masyarakat, Ia berharap ada dukungan nyata, mulai dari fasilitas hingga pelatihan bagi warga.
“Kalau warga bergerak dan pemerintah ikut support, Siskamling bisa jadi benteng utama menjaga lingkungan,” tegasnya.
Terlihat anggota Dewan yang selalu berbaur bersama masyarakat ini, bersama rekan satu grup tugas malam nya, berkeliling Desa dan singgah memukul Tiang listrik untuk menandakan perubahan setiap jam nya.
Asek optimistis, dengan pengaktifan kembali Siskamling, angka kriminalitas bisa ditekan, Apalagi Rupat saat ini sedang berada dalam pusaran perubahan besar sebagai daerah yang sedang berkembang,“Kalau keamanan terjaga, masyarakat juga makin tenang menyambut perkembangan daerah yang terus berjalan, terangnya lagi.
Asek menjelaskan, keamanan lingkungan merupakan bagian dari pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Karena itu, DPRD tidak cukup hanya berperan di balik meja lewat penganggaran atau penyusunan kebijakan, tutup nya. ( Marhisam)







