DUMAI – Warga di sekitar aliran Sungai Dumai, tepatnya di kawasan Jembatan Jalan Belimbing, Simpang Tetap, sekitar Rimba Sekampung, dibuat resah menyusul kemunculan buaya yang disebut beberapa kali terlihat di kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, satwa liar tersebut tidak hanya terlihat di aliran sungai, tetapi disebut mulai mendekati area permukiman. Kondisi ini memicu kekhawatiran, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar tepian sungai.
Warga menyebut terdapat beberapa ekor buaya yang sempat terlihat di sekitar aliran Sungai Dumai. Kemunculan satwa tersebut juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik lain sepanjang aliran sungai menuju kawasan laut.
Namun, terkait jumlah pasti maupun keberadaan buaya di titik-titik tersebut, masih diperlukan pendataan dan verifikasi langsung dari instansi terkait.
Situasi ini menjadi perhatian karena aktivitas warga di sekitar sungai cukup tinggi. Terlebih, kemunculan satwa liar di dekat permukiman berpotensi menimbulkan risiko apabila tidak segera diantisipasi.
Warga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar bantaran Sungai Dumai diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berada di tepian sungai dan pada waktu-waktu ketika jarak pandang terbatas.
Warga juga diharapkan tidak mendekati, mengejar, atau melakukan tindakan yang dapat memancing respons agresif satwa tersebut apabila kembali terlihat.
Kemunculan buaya di sekitar permukiman diharapkan mendapat perhatian Pemerintah Kota Dumai bersama instansi teknis terkait.
Langkah cepat berupa pengecekan lapangan, pemantauan titik kemunculan, pemasangan peringatan di lokasi rawan, serta upaya penanganan satwa liar dinilai penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Perhatian serius juga diharapkan dari Wali Kota Dumai H. Paisal agar kondisi ini segera ditindaklanjuti demi keselamatan warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Dumai.
Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai jumlah buaya dan titik kemunculannya masih berdasarkan keterangan warga dan perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada instansi berwenang.
sumber : Facebook sepedum
editor : Feri Windria







