Camat Una-Una Mengaku Tak Pegang Data Warga Miskin Penerima Subsidi

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOJO UNA-UNA – Pengawasan penyaluran komoditas bersubsidi di wilayah Kecamatan Una-Una terkendala masalah transparansi data.

Camat Una-Una, Burhan Kaseng, secara terbuka mengaku bahwa pihak pemerintah kecamatan tidak memegang ataupun mengetahui data masyarakat miskin yang menjadi penerima manfaat di tingkat pangkalan.

Saat diwawancarai wartawan pada Senin (15/6/2026), Burhan Kaseng menegaskan pentingnya memperketat pengawasan pada dua komoditas vital, yakni Gas LPG 3 kg dan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Hal ini diperlukan agar bantuan tersebut tidak dinikmati oleh pihak yang tidak berhak.

“Barang yang bersubsidi kita tahu bersama ada dua, pertama gas LPG 3 kg kemudian yang kedua BBM subsidi. Kalau pengawasannya kurang ketat, banyak yang bukan penerima manfaat justru mendapatkan itu,” ujar Burhan Kaseng.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya kesenjangan informasi antara pihak kecamatan selaku otoritas wilayah dengan pangkalan penyalur.

Menurutnya, instansi kecamatan tidak memiliki akses terhadap database pelanggan yang menjadi dasar penyaluran kuota energi bersubsidi tersebut.

“Sesungguhnya dasar untuk masyarakat dapatkan kuota itu kan dari data masyarakat miskin. Apakah pihak kecamatan tahu data-data yang dimiliki oleh pangkalan? Terkait data penerima itu, kita tidak punya,” ujarnya.

Burhan juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya proaktif untuk meminta data distribusi tersebut secara langsung di lapangan.
Namun, hingga saat ini permintaan tersebut belum mendapatkan respons.

Ketiadaan sinkronisasi data ini dikhawatirkan dapat memicu penyimpangan distribusi di lapangan. Melalui pernyataan ini, diharapkan ada langkah tegas dari instansi terkait untuk membuka akses data demi terwujudnya penyaluran subsidi yang tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pewarta: Ahmad Tuliabu

Redaksi : Feri Windria

Berita Terkait

Arogan Dan Sering Minta Imbalan, Warga Desa Pagaran Dolok Sosa Jae Keluhkan Sikap Kepala Desanya
Outing Class ke Dishub Dumai, Siswa SDIT Ath-Thaaqib Muhammadiyah Dibekali Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas
Realisasi Pajak Dumai Tembus Rp755 Miliar, Bapenda Optimistis Target Rp870 Miliar Tercapai
Iyeth Bustami Kukuhkan DPC PKB Dumai 2026–2031, Tujuh DPAC Resmi Dilantik
Anak 14 Tahun Terlibat Kecelakaan di Ratolindo, Korban Luka dan Motor Rusak Berat, Orang Tua Korban Siap Tempuh Jalur Hukum
Perkuat Infrastruktur Dumai, Wali Kota Paisal Sambangi Tiga Instansi Strategis di Pekanbaru
Audiensi Organda dan Dishub Dumai, Sinergi Transportasi Darat
Tekan Risiko Kecelakaan Pelajar, Satlantas Polres Dumai Turun ke SMPN 3 Lewat Police Goes to School

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:40 WIB

Arogan Dan Sering Minta Imbalan, Warga Desa Pagaran Dolok Sosa Jae Keluhkan Sikap Kepala Desanya

Selasa, 3 November 2026 - 09:26 WIB

Outing Class ke Dishub Dumai, Siswa SDIT Ath-Thaaqib Muhammadiyah Dibekali Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

Selasa, 3 November 2026 - 06:44 WIB

Realisasi Pajak Dumai Tembus Rp755 Miliar, Bapenda Optimistis Target Rp870 Miliar Tercapai

Selasa, 3 November 2026 - 04:44 WIB

Iyeth Bustami Kukuhkan DPC PKB Dumai 2026–2031, Tujuh DPAC Resmi Dilantik

Selasa, 3 November 2026 - 03:43 WIB

Anak 14 Tahun Terlibat Kecelakaan di Ratolindo, Korban Luka dan Motor Rusak Berat, Orang Tua Korban Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru