Deretan Kios Sepi dalam Rekaman Video, Kondisi Pasar Lepin Jadi Sorotan

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Kondisi sejumlah kios yang tampak sepi dan tidak beraktivitas terekam dalam sebuah video yang beredar. Rekaman berdurasi sekitar 1 menit 21 detik itu memperlihatkan suasana area pasar lepin dengan deretan lapak yang sebagian besar terlihat kosong.

Dalam video tersebut, kamera bergerak menyusuri bagian dalam kawasan pasar Lepin.

Sejumlah kios tampak tidak ditempati, sementara kondisi bangunan dan fasilitas lapak terlihat sederhana dengan dinding berlapis keramik serta atap berbahan seng.

Situasi lengang menjadi gambaran paling menonjol dalam rekaman. Beberapa bagian area pasar bahkan terlihat nyaris tanpa aktivitas perdagangan.

Sejumlah kios memperlihatkan pintu atau bagian depan lapak yang tertutup. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai tingkat pemanfaatan fasilitas pasar dan aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

Meski demikian, kondisi yang terekam dalam video belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa seluruh pedagang meninggalkan pasar atau bahwa pasar tersebut tidak berfungsi. Rekaman hanya menggambarkan situasi pada saat video dibuat.

Jika kondisi tersebut merupakan gambaran aktivitas pasar secara umum, pihak pengelola maupun pemerintah daerah perlu memberikan penjelasan mengenai tingkat keterisian kios, jumlah pedagang aktif, serta faktor yang memengaruhi aktivitas perdagangan.

Keterangan resmi juga penting untuk mengetahui apakah kondisi lapak kosong berkaitan dengan persoalan sewa, akses masyarakat, daya beli, lokasi pasar, fasilitas, maupun faktor lainnya.

Dalam perspektif jurnalistik, visual dalam video perlu ditempatkan sebagai fakta awal, bukan kesimpulan akhir. Diperlukan konfirmasi kepada pengelola pasar, pemerintah daerah, dan pedagang untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

Apabila terdapat keluhan atau persoalan yang melatarbelakangi sepinya aktivitas pasar, seluruh pihak terkait perlu diberi ruang untuk menyampaikan penjelasan secara berimbang.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik guna menjaga keberimbangan, akurasi, dan asas praduga tak bersalah.

Berita Terkait

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan
Agenda 15 oktober dipertanyakan, warga desa mire kecewa tak temui anggota DPRD
Kendalikan Banjir, Pemko Dumai Kerjakan Drainase di Jalan Budi Kemuliaan
Dishub Dumai Relokasi Tiga Tiang Rambu Jalan, Dukung Kelancaran Pelebaran Parit
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:48 WIB

BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan

Berita Terbaru