Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Tanjung Penjembal Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta

- Penulis

Kamis, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di RT 15 Gang Perintis, Kelurahan Tanjung Penjembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Rumah milik Mujiono tersebut ludes terbakar hingga rata dengan tanah. Tidak hanya bangunan, seluruh perabotan dan sejumlah barang berharga milik keluarga turut menjadi korban. Total kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.

Kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik, Api pertama kali diketahui oleh putri pemilik rumah, Windi, yang melihat percikan api dari instalasi listrik di bagian belakang rumah.

Percikan tersebut kemudian dengan cepat berubah menjadi kobaran api. Dalam waktu singkat, api merambat ke bagian dinding dan atap bangunan.

Melihat api semakin membesar, Windi panik dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Ia sempat berusaha menyelamatkan sejumlah barang dari dalam rumah.

Namun, kobaran api yang semakin ganas membuat upaya tersebut tidak dapat dilanjutkan. Dalam kondisi panik dan syok, Windi bahkan dilaporkan sempat jatuh pingsan di lokasi kejadian.

Warga yang berdatangan kemudian memberikan pertolongan dan membantu mengevakuasi Windi dari sekitar lokasi kebakaran.

Saat kejadian berlangsung, Mujiono diketahui sedang berada di luar rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga tidak sempat menyelamatkan sebagian besar barang berharga yang berada di dalam rumah.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan warga langsung bergerak menuju lokasi. Upaya pemadaman dilakukan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke bangunan di sekitar.

Namun, api telah membesar dan cepat menjalar. Material bangunan yang didominasi kayu serta sejumlah bahan mudah terbakar membuat proses pemadaman menjadi semakin sulit.

Meski petugas telah melakukan upaya pemadaman, bangunan rumah akhirnya tidak dapat diselamatkan dan hangus hingga rata dengan tanah.

Besarnya kobaran api menyebabkan hampir seluruh harta benda milik keluarga Mujiono ikut terbakar.

Sejumlah barang yang dilaporkan ikut menjadi korban antara lain satu unit sepeda motor Honda Supra, perhiasan, satu unit laptop, perabotan rumah tangga, serta berbagai dokumen penting keluarga.

Tidak ada barang berharga yang dilaporkan berhasil diselamatkan dari dalam rumah.

Kerugian material akibat kejadian tersebut sementara ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.

Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, Windi mengalami trauma dan sempat mendapatkan penanganan medis setelah mengalami syok akibat kejadian tersebut.

Mujiono yang mendapat kabar mengenai kebakaran itu kemudian segera kembali ke rumah. Ia selanjutnya berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk penanganan pascakebakaran.

Petugas kepolisian bersama pihak kelurahan juga telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta pendataan terhadap kerugian yang dialami keluarga korban.

Penyebab kebakaran masih berdasarkan keterangan awal dan diduga berasal dari korsleting listrik.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik di rumah.

Warga diimbau secara berkala memeriksa kabel, stop kontak, sambungan listrik, serta peralatan elektronik yang berpotensi mengalami kerusakan.

Peralatan elektronik juga sebaiknya tidak dibiarkan menyala tanpa pengawasan dalam waktu lama, terutama perangkat yang menghasilkan panas atau memiliki kabel yang sudah rusak.

Di tengah musibah tersebut, bantuan dari pemerintah maupun para donatur mulai berdatangan untuk membantu keluarga Mujiono memenuhi kebutuhan setelah kehilangan rumah dan sebagian besar harta bendanya akibat kebakaran.

Berita Terkait

Pengendalian Banjir Dumai Dibahas Bersama BWSS III, DED hingga Sheet Pile Jadi Fokus
Dua Wartawan Keluhkan Pelayanan Kapal Feri Rute Ampana–Paguat, Tiket Tanpa Nomor Tempat Tidur
BREAKING NEWS: Truk Tangki CPO Tabrak Truk Mogok di Jalan Kebun Dumai, Minyak Tumpah Picu Kemacetan Panjang
Kejari Dumai Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Kinerja Pembinaan dan Penanganan Perkara Pidana Umum
Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una
Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung
Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Pengendalian Banjir Dumai Dibahas Bersama BWSS III, DED hingga Sheet Pile Jadi Fokus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Dua Wartawan Keluhkan Pelayanan Kapal Feri Rute Ampana–Paguat, Tiket Tanpa Nomor Tempat Tidur

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BREAKING NEWS: Truk Tangki CPO Tabrak Truk Mogok di Jalan Kebun Dumai, Minyak Tumpah Picu Kemacetan Panjang

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Kejari Dumai Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Kinerja Pembinaan dan Penanganan Perkara Pidana Umum

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una

Berita Terbaru