Diduga Razia Gabungan Tim Raga dan Satpol PP Kuansing Bocor, Tiga Kafe Remang-remang Disambangi, Hasil Operasi Nihil

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTAN SINGINGI – Pelaksanaan razia gabungan yang dilakukan Tim Raga Polres Kuantan Singingi (Kuansing) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kuansing pada Jumat (24/7/2026) malam menjadi sorotan publik. Operasi yang menyasar sejumlah kafe remang-remang di wilayah Teluk Kuantan itu berakhir tanpa menemukan pelanggaran, sehingga memunculkan dugaan adanya kebocoran informasi sebelum razia dilaksanakan.sabtu (25/7/2026)

Dugaan tersebut mencuat setelah Tim Raga Polres Kuansing mengunggah dokumentasi kegiatan razia melalui akun TikTok resminya. Dalam video itu terlihat petugas gabungan mendatangi sedikitnya tiga lokasi yang selama ini dikenal masyarakat sebagai tempat hiburan malam. Namun saat pemeriksaan dilakukan, suasana di lokasi tampak sepi dan tidak terlihat adanya aktivitas yang menjadi target operasi.

Hasil operasi yang nihil itu kemudian memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan efektivitas razia, mengingat beberapa lokasi tersebut sebelumnya kerap disebut masih aktif beroperasi pada malam hari.

“Kalau setiap razia hasilnya kosong, tentu masyarakat akan bertanya-tanya. Apakah memang tidak ada pelanggaran atau informasi razia sudah lebih dahulu diketahui oleh pihak yang akan dirazia,” ujar seorang warga Teluk Kuantan yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Menurut warga, apabila benar terjadi kebocoran informasi, maka tujuan utama operasi penertiban tidak akan tercapai. Sebab, pihak yang menjadi sasaran dapat menghentikan aktivitasnya sebelum petugas tiba di lokasi.

Selama ini keberadaan sejumlah kafe remang-remang di Kabupaten Kuantan Singingi telah berulang kali menjadi perhatian masyarakat. Selain diduga melanggar ketentuan yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda), beberapa tempat juga kerap dikaitkan dengan dugaan aktivitas yang dinilai bertentangan dengan norma sosial dan ketertiban umum.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan Satpol PP dapat melakukan evaluasi terhadap pola pelaksanaan razia. Kerahasiaan waktu, sasaran, serta strategi operasi dinilai harus benar-benar dijaga agar penertiban berjalan efektif dan tidak mudah diketahui terlebih dahulu oleh pihak yang menjadi target.

“Kalau memang ingin menegakkan aturan, razia harus dilakukan secara mendadak dan rahasia. Jangan sampai setiap operasi berakhir tanpa hasil sehingga menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat,” kata warga lainnya.

Sebagai instansi yang bertugas menegakkan Peraturan Daerah, Satpol PP bersama jajaran Kepolisian diharapkan dapat menunjukkan komitmen yang kuat dalam menciptakan ketertiban umum. Penindakan terhadap setiap bentuk pelanggaran diharapkan dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu agar memberikan efek jera.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Satpol PP Kabupaten Kuantan Singingi, Rio Kasyterwandra, S.Sos., M.M., belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan media ini. Pesan yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp telah menunjukkan tanda diterima, namun belum mendapat balasan.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Satpol PP Kuansing, Tim Raga Polres Kuansing, maupun pihak-pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Pemotongan Badan Kapal Berbendera Malli Secara Ilegal Diduga Kuat Berpotensi Melanggar Hukum
Diduga Kapal Berbendera Malli Dicincang Secara Ilegal di Pantai Pulau Bungkuk Mundam, Warga Minta Aparat Bertindak
Diduga Razia PEKAT Bocor, Kasatpol PP Kuansing: Jika Ada Oknum Terlibat Akan Ditindak Tegas Sesuai Aturan
Kejaksaan Negeri Dumai Bersama RRI Pekanbaru Melaksanakan Dialog Interaktif Jaksa Menyapa Edukasi Penanganan Anak Berhadapan Dengan Hukum
Satresnarkoba Polres Dumai Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Sabu di Bukit Kapur, Seorang Pria Diamankan
Transaksi 12 Paket Shabu Shabu di Hotel Srikandi Berhasil di Gagalkan Satresnarkoba Polres Dumai
Bupati Rohil Apresiasi Polda Riau Ungkap Perusakan Mangrove, Imbau Masyarakat Tak Lagi Merusak Hutan
Kapolda Riau Datangi Lokasi Perusakan Mangrove Seluas 118 Hektare di Rohil, 2 Pelaku Ditangkap

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:55 WIB

Pemotongan Badan Kapal Berbendera Malli Secara Ilegal Diduga Kuat Berpotensi Melanggar Hukum

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:48 WIB

Diduga Kapal Berbendera Malli Dicincang Secara Ilegal di Pantai Pulau Bungkuk Mundam, Warga Minta Aparat Bertindak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:33 WIB

Diduga Razia PEKAT Bocor, Kasatpol PP Kuansing: Jika Ada Oknum Terlibat Akan Ditindak Tegas Sesuai Aturan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:41 WIB

Kejaksaan Negeri Dumai Bersama RRI Pekanbaru Melaksanakan Dialog Interaktif Jaksa Menyapa Edukasi Penanganan Anak Berhadapan Dengan Hukum

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:21 WIB

Satresnarkoba Polres Dumai Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Sabu di Bukit Kapur, Seorang Pria Diamankan

Berita Terbaru