Diduga Razia PEKAT Bocor, Kasatpol PP Kuansing: Jika Ada Oknum Terlibat Akan Ditindak Tegas Sesuai Aturan

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUK KUANTAN – Dugaan kebocoran informasi dalam pelaksanaan razia Penyakit Masyarakat (PEKAT) yang dilakukan tim gabungan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menjadi sorotan publik. Dugaan tersebut mencuat setelah operasi yang menyasar sejumlah kafe remang-remang disebut tidak menemukan adanya pelanggaran, sehingga memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai efektivitas razia tersebut.sabtu (25/7/2026)

Menanggapi hal itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kuansing, Rio Kasyterwandra, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya tetap berkomitmen melakukan pengawasan dan razia PEKAT secara rutin sebagai bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta menjaga ketertiban umum.

Rio menegaskan, apabila di kemudian hari terbukti ada oknum anggota Satpol PP yang dengan sengaja membocorkan informasi operasi hingga menyebabkan kegagalan razia atau merugikan kepentingan pemerintah daerah, maka akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Giat razia dan pengawasan terhadap PEKAT akan rutin dilakukan. Untuk kebocoran informasi, apabila dilakukan dengan sengaja oleh oknum Pol PP dan menimbulkan kegagalan operasi atau merugikan kepentingan pemerintah daerah, maka selain dikenakan pembinaan dan sanksi disiplin sesuai ketentuan ASN, dapat pula dilakukan pemeriksaan lebih lanjut apabila terdapat dugaan pelanggaran hukum sesuai fakta dan peraturan yang berlaku,” ujar Rio.

Pernyataan tersebut merupakan respons atas berkembangnya dugaan di tengah masyarakat terkait kemungkinan adanya informasi operasi yang bocor sebelum razia dilaksanakan. Namun demikian, hingga kini belum ada bukti maupun hasil pemeriksaan resmi yang menyatakan adanya kebocoran informasi ataupun keterlibatan oknum tertentu.

Selain dugaan kebocoran informasi, masyarakat juga memberikan masukan agar razia terhadap tempat-tempat yang diduga menjadi lokasi penyakit masyarakat dilakukan pada dini hari, ketika aktivitas hiburan malam masih berlangsung dan peluang menemukan pelanggaran dinilai lebih besar.

Menanggapi usulan tersebut, Rio mengatakan pola operasi pada dini hari sebenarnya sudah beberapa kali diterapkan oleh Satpol PP bersama tim gabungan. Meski demikian, pihaknya membuka ruang evaluasi agar pola operasi ke depan semakin efektif.

“Pola yang diusulkan juga sering kami laksanakan. Ke depan tentu akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan agar kegiatan pengawasan maupun razia semakin efektif,” jelasnya.

Di sisi lain, masyarakat berharap evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap pola waktu pelaksanaan razia, tetapi juga terhadap mekanisme pengamanan informasi sebelum operasi berlangsung. Menurut mereka, kerahasiaan rencana operasi merupakan faktor penting agar razia dapat berjalan maksimal dan mencapai sasaran.

Kasatpol PP juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan pelanggaran Perda maupun aktivitas penyakit masyarakat. Menurutnya, keberhasilan penegakan ketertiban umum membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.

Ke depan, Satpol PP Kuansing memastikan razia PEKAT akan terus digelar secara berkala dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap pelaksanaan operasi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penegakan Perda sekaligus menjawab berbagai masukan dan perhatian masyarakat terhadap pemberantasan penyakit masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi.

(Zul)

Berita Terkait

Kasus Kekerasan Anak Masih Menghantui Dumai, UPTD PPA Ingatkan Ayah Jangan Abai!
Waspada! Pasang Air Laut Dumai Capai 2,5 Meter, Puncak Rob Diprediksi 14–16 November
Arogan Dan Sering Minta Imbalan, Warga Desa Pagaran Dolok Sosa Jae Keluhkan Sikap Kepala Desanya
Outing Class ke Dishub Dumai, Siswa SDIT Ath-Thaaqib Muhammadiyah Dibekali Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas
Realisasi Pajak Dumai Tembus Rp755 Miliar, Bapenda Optimistis Target Rp870 Miliar Tercapai
Iyeth Bustami Kukuhkan DPC PKB Dumai 2026–2031, Tujuh DPAC Resmi Dilantik
Anak 14 Tahun Terlibat Kecelakaan di Ratolindo, Korban Luka dan Motor Rusak Berat, Orang Tua Korban Siap Tempuh Jalur Hukum
Perkuat Infrastruktur Dumai, Wali Kota Paisal Sambangi Tiga Instansi Strategis di Pekanbaru

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:07 WIB

Kasus Kekerasan Anak Masih Menghantui Dumai, UPTD PPA Ingatkan Ayah Jangan Abai!

Rabu, 4 November 2026 - 05:43 WIB

Waspada! Pasang Air Laut Dumai Capai 2,5 Meter, Puncak Rob Diprediksi 14–16 November

Selasa, 3 November 2026 - 18:40 WIB

Arogan Dan Sering Minta Imbalan, Warga Desa Pagaran Dolok Sosa Jae Keluhkan Sikap Kepala Desanya

Selasa, 3 November 2026 - 09:26 WIB

Outing Class ke Dishub Dumai, Siswa SDIT Ath-Thaaqib Muhammadiyah Dibekali Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

Selasa, 3 November 2026 - 06:44 WIB

Realisasi Pajak Dumai Tembus Rp755 Miliar, Bapenda Optimistis Target Rp870 Miliar Tercapai

Berita Terbaru