Dumai Bertransformasi, Langkah Kuat Wujudkan Kota Idaman

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Di bawah kepemimpinan Walikota H Paisal, SKM, Mars dan Wakil Walikota Sugiyarto, Pemerintah Kota Dumai tahun 2025 menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun kota menjadi “Dumai Kota Idaman”.

Berbagai program strategis di bidang infrastruktur, ekonomi, hingga pembangunan manusia telah dilaksanakan atau direncanakan dengan target yang jelas, membawa dampak positif bagi masyarakat dan prospek perkembangan daerah ke depannya.

Infrastruktur Terobosan

Pada bulan Mei 2025, Bandar Udara Pinang Kampai resmi beroperasi kembali setelah melalui tahap persiapan yang matang, menjadi salah satu tonggak kemajuan transportasi di kota ini.

Sebelumnya, pada Maret 2025, Wakil Walikota Sugiyarto telah melakukan pertemuan dengan pihak Pertamina Pusat dan Pelita Air untuk membahas rencana perluasan landasan pacu serta pengoperasian ulang bandara.

“Alhamdulillah, kami dari pemerintah kota bersama pihak Pertamina dan Pelita Air telah melakukan rapat teknis dan observasi lapangan terkait persiapan dalam rangka pengoperasionalan kembali dan rencana perluasan bandara Pinang Kampai,” ujar Sugiyarto saat itu.

Saat ini, panjang landasan pacu bandara mencapai 1.800 meter, dan direncanakan akan diperpanjang menjadi 2.400 meter dengan penambahan lahan sepanjang 600 meter. Selain itu, lebar landasan pacu juga akan ditingkatkan dari 30 meter menjadi 45 meter.

Dengan perbaikan ini, ke depan bandara akan mampu menampung pesawat berbadan lebih besar seperti Airbus dan Boeing, dengan rencana trayek penerbangan ke Jakarta, Medan, Batam, dan Padang untuk memudahkan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Tak hanya di sektor penerbangan, pengembangan kawasan industri juga menjadi fokus utama. Pemerintah kita Dumai pada tahun ini telah memaparkan potensi daerah dalam Safari Kepala Daerah se-Provinsi Riau di Kemenko Perekonomian dan Kementerian Perhubungan.

Ia mengusulkan pengembangan Kawasan Industri Selinsing (KIS) serta akses jalan menuju Kawasan Industri Lubuk Gaung (ruas jalan Parit Kitang) agar ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), mengingat kedua kawasan tersebut telah tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Dibidang jalan raya, Pemerintah Kota Dumai juga bekerja sama dengan perusahaan terkemuka untuk membangun jalan lingkar sepanjang 17,5 km, yang diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan memperlancar distribusi barang.

Selain itu, Walikota H Paisal juga mengapresiasi perbaikan jalan ruas nasional Putri Tujuh dan Datuk Laksamana yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, dengan harapan seluruh ruas jalan di Dumai dapat berada dalam kondisi prima.

Dalam bidang tata ruang dan lingkungan, Pemerintah Kota juga mengawasi pengadaan lahan buffer zone KPI Dumai, dengan Wakil Walikota Sugiyarto menekankan pentingnya transparansi dan keadilan bagi masyarakat yang terdampak.

Selain itu, dalam memperingati Hari Mangrove Sedunia, pemerintah kota juga telah menanam 2.000 pohon mangrove di wilayah pesisir untuk melindungi ekosistem pantai dan mencegah abrasi.

Pembangunan Manusia

Pemerintah Kota Dumai tahun 2025 juga menunjukkan perhatian besar terhadap pembangunan manusia, salah satunya melalui layanan ibadah haji dan umroh yang optimal.

Pada tanggal 23 Juni 2025, Walikota H Paisal secara langsung menyambut kepulangan 270 jamaah haji Dumai Kloter 12 di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian ibadah dapat dilalui dengan lancar, dengan hanya satu orang jamaah yang masih tertinggal sementara di Arab Saudi dan akan segera pulang.

“Alhamdulillah jamaah kita sudah sampai ketanah air dengan selamat, saya yakin seluruh haji Dumai mendapatkan haji yang mabrur karena saya melihat tadi banyak wajah-wajah yang bercahaya meskipun diiringi dengan isak tangis,” ujar Walikota H Paisal.

Selain itu, pemerintah kota juga mengantarkan keberangkatan 102 jamaah umroh yang ditanggung penuh oleh Pemko Dumai, dengan Walikota H Paisal menyampaikan harapan agar jamaah dapat membawa doa dari tanah suci untuk seluruh masyarakat Dumai.

Pemerintah kota juga telah meresmikan Azzam Ku Umroh & Hajj sebagai upaya mewujudkan mimpi masyarakat untuk menunaikan ibadah di Baitullah dengan pelayanan profesional dan terpercaya.

Di bidang pendidikan, beberapa prestasi membanggakan telah diraih oleh satuan pendidikan di Dumai. SD Negeri Binsus Kota Dumai berhasil meraih juara 3 tingkat nasional sebagai Sekolah Siaga Kependudukan Paripurna Terbaik tahun 2025.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga aktif melakukan berbagai program, seperti pendampingan revitalisasi bahasa daerah untuk Bahasa Melayu di SMP Negeri 4 Dumai, serta penyelenggaraan forum konsultasi publik bersama Ombudsman RI untuk meningkatkan pengelolaan pengaduan secara berjenjang.

Pemerintah kota juga menggelar Hari Menabung Pelajar pada Agustus 2025, dengan mengharapkan partisipasi seluruh siswa SD, SMP, dan SMA se-Kota Dumai untuk menanamkan budaya hemat sejak dini.

Dalam bidang olahraga, Pemerintah Kota Dumai sedang mempersiapkan tribun penonton di GOR dan Stadion untuk mendukung kegiatan olahraga, sekaligus mempersiapkan diri sebagai tuan rumah beberapa ajang olahraga.

PAD Meningkat dan Program Inklusif Berjalan Maksimal

Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi perekonomian Dumai, dengan berbagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Wakil Walikota Sugiyarto dalam pertemuan dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menhub Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa perekonomian Dumai semakin membaik, dengan harapan dukungan terhadap pengembangan kawasan industri dapat segera terealisasi.

Ia juga meminta bantuan armada bus sekolah serta pelimpahan jasa pelayanan kepanduan dan penundaan kapal yang akan dikelola oleh BUMD PT Pelabuhan Dumai Berseri untuk memaksimalkan pendapatan daerah.

“Pak Airlangga tadi menyampaikan bahwa untuk kota Dumai perekonomiannya semakin membaik, untuk pengembangan kawasan industri wajib ada dukungan fasilitas terhadap aktivitasnya,” ungkap Sugiyarto.

Dalam bidang pertanian, sebanyak 345,90 hektar sawit rakyat periode 2021-2025 di Kota Dumai berhasil direplanting oleh BPDPKS, dengan target untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sawit lokal.

Pemerintah kota juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program berbasis marwah sebagai bentuk konkret pemerintah dalam meringankan beban masyarakat dalam membayar pajak.

Dalam tata kelola pemerintahan, Pemerintah Kota Dumai juga meraih penghargaan dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pendanaan Ekologis (KMS-PE) di Jakarta karena pengalokasian APBD khusus dana kelurahan dengan menggunakan skema EFT (Ekologis Finance Transfer).

Selain itu, Satpol PP Dumai juga membawa pulang penghargaan Public Service for Impact Award 2025 sebagai pengakuan atas pelayanan publik yang berkualitas dan berdampak positif bagi masyarakat.

Untuk mendukung kelancaran pembangunan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Dumai 2025-2029 telah resmi disetujui oleh DPRD dan Pemko Dumai, menjadi fondasi strategis bagi pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.

Tema pembangunan tahun 2025 yang ditetapkan adalah “Pemantapan terhadap Sistem, Sarana, Potensi dan Sumber Daya Pendukung untuk Mewujudkan Kota Dumai sebagai Kota Idaman”, yang mencerminkan komitmen pemerintah untuk membangun daerah secara komprehensif dan berkelanjutan.

Dalam bidang penanganan bencana, empat kelurahan prioritas telah ditetapkan oleh BPBD Dumai untuk melakukan gerakan gotong royong bersama Kelurahan, TNI/Polri dan masyarakat dalam upaya penanggulangan banjir.

Pemerintah kota juga aktif berpartisipasi dalam program penghijauan yang digagas oleh Polda Riau, dengan Dumai menjadi kabupaten/kota pertama di Provinsi Riau yang melaksanakan penanaman 10.000 pohon sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Penataan Wilayah

Di bawah kepemimpinan Walikota H Paisal dan Wakil Walikota Sugiyarto, Pemerintah Kota Dumai tahun 2025 fokus pada penyempurnaan sistem tata ruang sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Peninjauan kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Dumai tahun 2019-2039 menjadi langkah krusial untuk menyelaraskan perencanaan dengan dinamika perkembangan daerah dan kebijakan nasional terkini, mendukung visi kota sebagai “Kota Industri yang Unggul, Sejahtera dan Berkelanjutan Berlandaskan Budaya Melayu”.

Pada Agustus 2024, Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (Dispertaru) Kota Dumai telah menggelar Rapat Koordinasi Teknis dan Focus Group Discussion (FGD) untuk memulai proses peninjauan kembali RTRW kota. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai stakeholder dan dibuka secara resmi oleh Walikota H Paisal, yang menegaskan bahwa penyesuaian RTRW sangat penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur, fisik, dan investasi berjalan terencana.

Kadispertaru Muhammad Mufarizal menjelaskan bahwa RTRW yang berlaku telah berjalan selama 5 tahun dan perlu disesuaikan mengikuti perkembangan kawasan yang sejalan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN), Pusat Kegiatan Nasional (PKN), dan Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN).

Tujuan dari peninjauan ini adalah untuk menghasilkan dokumen kajian yang menjadi dasar pengajuan perubahan RTRW kepada Menteri ATR/BPN, dengan memperhatikan evaluasi Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2019 serta penggunaan data citra terkini untuk peta dasar.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota H Paisal juga menyampaikan bahwa perbaikan jalan Parit Kitang di Kecamatan Sungai Sembilan tinggal menunggu rekomendasi pembangunan setelah seluruh perizinan diselesaikan.

Selain itu, peninjauan RTRW juga menjadi awal perencanaan penanggulangan banjir dan penataan instalasi listrik agar dapat ditempatkan di bawah tanah, mendukung pembangunan yang lebih rapi dan nyaman.

Segitiga Emas dan Pengembangan Industri

Salah satu prioritas utama dalam penataan ruang adalah pengembangan kawasan “Segitiga Emas” yang mencakup Kecamatan Bukit Kapur, Medang Kampai, dan Sungai Sembilan.

Program ini merupakan kelanjutan dari visi sebelumnya dan menjadi fokus pembangunan kota Dumai ke depan. Walikota H Paisal menegaskan bahwa dengan perencanaan tata ruang yang baik, pembangunan di kawasan ini akan berjalan optimal dan memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, pengembangan Kawasan Industri Selinsing (KIS) dan Kawasan Industri Lubuk Gaung juga menjadi bagian penting dari penyesuaian tata ruang. Kedua kawasan tersebut telah tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029 dan telah diusulkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mendapatkan dukungan fasilitas dan infrastruktur yang memadai.

Penataan ruang di kawasan industri ini juga memperhatikan aspek lingkungan, seperti pengadaan lahan buffer zone bagi Kilang Pertamina Internasional (KPI) Dumai, dengan penekanan pada transparansi dan keadilan bagi masyarakat yang terdampak.

Integrasi dengan Pembangunan Berkelanjutan

Perubahan RTRW Kota Dumai juga diintegrasikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang telah disetujui oleh DPRD pada Agustus 2025. Dokumen RPJMD ini menjadi panduan utama untuk menyelaraskan semua program pembangunan dengan arah kebijakan tata ruang, dengan fokus pada pemerataan infrastruktur, penguatan ketahanan ekonomi dan lingkungan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Untuk memastikan pembangunan berkelanjutan, Pemerintah Kota Dumai juga telah menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk RPJMD 2025-2029, yang divalidasi pada Agustus 2025. KLHS ini bertujuan untuk mengintegrasikan pertimbangan lingkungan dalam setiap keputusan kebijakan dan perencanaan pembangunan, termasuk dalam penataan ruang wilayah.

Selain itu, upaya penghijauan seperti penanaman mangrove dan pohon di berbagai wilayah juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem dalam perencanaan tata ruang.

Walikota H Paisal menyampaikan bahwa perubahan RTRW dan penyusunan RPJMD adalah bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan kota Dumai yang layak huni, tangguh, dan maju, sambil tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu.

“RTRW yang baik akan menjadi dasar bagi pembangunan yang baik, sehingga setiap langkah yang kita tempuh dapat membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.**

 

Penulis : Megi

Editor : Feri

Berita Terkait

Polresta Jambi Gagalkan Amankan Pelaku Pembawa 602 Gram Sabu
Tetapkan Skala Prioritas, Pemko Dumai Segera Gesa Lanjutan Penanggulang Banjir di Sungai Dumai
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Lantik Pejabat Baru Polda Riau, Ini Daftarnya
Polisi Dalami Temuan Narkoba Hasil Razia Satpol PP di Indo Kost Dumai
Abang dan Adik Resmi Dilantik Sebagai PPPK
PMII Dumai Berganti Nahkoda: Sahrizal rahman Dorong Arah Gerakan Kritis dan Kontrol Sosial
Polres Dumai Gelar Sosialisasi DIPA RKA-KL TA 2026 dan Penandatanganan Pakta Integritas
Petugas Satpol PP Dumai Amankan WNA Cina dan Siswi SMK Sekamar

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:29 WIB

Polresta Jambi Gagalkan Amankan Pelaku Pembawa 602 Gram Sabu

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:25 WIB

Tetapkan Skala Prioritas, Pemko Dumai Segera Gesa Lanjutan Penanggulang Banjir di Sungai Dumai

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:20 WIB

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan Lantik Pejabat Baru Polda Riau, Ini Daftarnya

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:09 WIB

Polisi Dalami Temuan Narkoba Hasil Razia Satpol PP di Indo Kost Dumai

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:47 WIB

Abang dan Adik Resmi Dilantik Sebagai PPPK

Berita Terbaru

Berita

Abang dan Adik Resmi Dilantik Sebagai PPPK

Rabu, 14 Jan 2026 - 04:47 WIB