Hanya 100 Meter, Tetapi Bertahun-Tahun Menjadi Keluhan: Jalan Menuju SMK Cendekia Ilohemua dan Akses Kebun Warga Masih Memprihatinkan

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GORONTALO – Hanya sekitar 100 meter panjangnya, namun ruas jalan di Desa Ilohemua, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Jalan yang setiap hari menjadi urat nadi menuju SMK Cendekia Ilohemua sekaligus akses utama masyarakat mengangkut hasil perkebunan itu masih dipenuhi bebatuan kecil yang membuat perjalanan tidak nyaman dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Kamis, 30 Juli 2026, pukul 08.26 WITA, kondisi jalan tampak belum mendapatkan penanganan yang memadai. Hamparan bebatuan menyebabkan kendaraan berguncang saat melintas. Para pengendara, khususnya pelajar, terpaksa mencari sisi jalan yang dinilai lebih aman agar dapat melanjutkan perjalanan menuju sekolah.

Ironisnya, ruas jalan yang relatif pendek ini setiap hari dilalui puluhan siswa, guru, serta masyarakat yang membawa hasil perkebunan. Fungsinya bukan hanya sebagai akses pendidikan, tetapi juga jalur penunjang roda perekonomian warga Desa Ilohemua.

“Saat menuju sekolah jalan penuh dengan bebatuan kecil. Tidak ada ukuran besar tapi guncangannya membuat kami pilih jalan yang sedikit baik. Dan saat ini juga kami masih tetap semangat untuk datang ke sekolah,” ujar Saprin Duke, siswa kelas XII Jurusan TKJ SMK Cendekia Ilohemua, saat ditemui di lokasi.

Semangat para pelajar patut diapresiasi. Di tengah keterbatasan infrastruktur, mereka tetap berusaha hadir mengikuti proses belajar mengajar. Beberapa siswa mengaku harus berangkat lebih awal agar tidak terlambat, sementara sebagian lainnya memilih menuntun sepeda motor ketika melewati bagian jalan yang paling sulit dilalui.

“Kami sangat berharap jalan ini bisa diperbaiki. Kasihan teman-teman yang rumahnya jauh, karena kondisi jalan seperti ini sering terlambat. Tapi kami tetap semangat belajar,” tambah Saprin.

Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan bahwa Kepala Desa Ilohemua telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Peninjauan tersebut menunjukkan bahwa kondisi jalan telah diketahui oleh pemerintah desa dan menjadi perhatian masyarakat yang berharap segera ada langkah nyata.

Dengan panjang ruas yang hanya sekitar 100 meter, warga menilai penanganan awal seharusnya dapat diprioritaskan. Mereka mengusulkan agar Pemerintah Desa Ilohemua mempertimbangkan penggunaan Dana Desa, mengingat jalan tersebut memiliki fungsi strategis sebagai akses pendidikan sekaligus jalur usaha tani dan perkebunan.

Usulan tersebut mengacu pada Permendesa PDTT Nomor 7 Tahun 2023 yang memberikan ruang penggunaan Dana Desa untuk pembangunan maupun pemeliharaan jalan desa, jalan usaha tani, dan jalan perkebunan. Karena itu, warga berharap tidak ada lagi penundaan yang berkepanjangan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Kini perhatian masyarakat tertuju kepada Pemerintah Desa Ilohemua, Pemerintah Kecamatan Boliyohuto, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, dan Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo. Warga berharap sinergi antarlembaga segera diwujudkan agar para siswa tidak lagi berjibaku dengan jalan berbatu setiap pagi, sementara masyarakat dapat mengangkut hasil perkebunan dengan lebih aman dan lancar.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Desa Ilohemua maupun Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo belum memberikan keterangan resmi mengenai rencana maupun jadwal perbaikan ruas jalan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi seluas-luasnya kepada seluruh pihak terkait sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ahmad Tuliabu

Berita Terkait

Arogan Dan Sering Minta Imbalan, Warga Desa Pagaran Dolok Sosa Jae Keluhkan Sikap Kepala Desanya
Outing Class ke Dishub Dumai, Siswa SDIT Ath-Thaaqib Muhammadiyah Dibekali Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas
Realisasi Pajak Dumai Tembus Rp755 Miliar, Bapenda Optimistis Target Rp870 Miliar Tercapai
Iyeth Bustami Kukuhkan DPC PKB Dumai 2026–2031, Tujuh DPAC Resmi Dilantik
Anak 14 Tahun Terlibat Kecelakaan di Ratolindo, Korban Luka dan Motor Rusak Berat, Orang Tua Korban Siap Tempuh Jalur Hukum
Perkuat Infrastruktur Dumai, Wali Kota Paisal Sambangi Tiga Instansi Strategis di Pekanbaru
Audiensi Organda dan Dishub Dumai, Sinergi Transportasi Darat
Tekan Risiko Kecelakaan Pelajar, Satlantas Polres Dumai Turun ke SMPN 3 Lewat Police Goes to School
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:40 WIB

Arogan Dan Sering Minta Imbalan, Warga Desa Pagaran Dolok Sosa Jae Keluhkan Sikap Kepala Desanya

Selasa, 3 November 2026 - 09:26 WIB

Outing Class ke Dishub Dumai, Siswa SDIT Ath-Thaaqib Muhammadiyah Dibekali Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

Selasa, 3 November 2026 - 06:44 WIB

Realisasi Pajak Dumai Tembus Rp755 Miliar, Bapenda Optimistis Target Rp870 Miliar Tercapai

Selasa, 3 November 2026 - 04:44 WIB

Iyeth Bustami Kukuhkan DPC PKB Dumai 2026–2031, Tujuh DPAC Resmi Dilantik

Selasa, 3 November 2026 - 03:43 WIB

Anak 14 Tahun Terlibat Kecelakaan di Ratolindo, Korban Luka dan Motor Rusak Berat, Orang Tua Korban Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru