TELUK KUANTAN – Rabu Senja Ramadan di Kota Teluk Kuantan terasa lebih hangat dari biasanya. Di tengah lalu lalang kendaraan dan hiruk pikuk menjelang berbuka, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta Komisariat Kuantan Singingi (IPR-Y KKS) hadir membawa secercah cahaya kepedulian, membagikan takjil sebagai simbol kasih dan kebersamaan di bulan suci 1447 Hijriah. Rabu 18 Maret 2026
Sejak pukul 16.00 WIB, semangat telah menyala dari titik kumpul para panitia. Dengan tangan-tangan yang sigap dan hati yang tulus, ratusan paket takjil dipersiapkan dan dikemas rapi—seolah setiap bungkusnya menyimpan doa dan harapan untuk mereka yang menerimanya.
Aksi berbagi ini mengalir ke sejumlah titik strategis, termasuk di simpang tiga Tugu Pelajar Teluk Kuantan. Di sana, para pengguna jalan, pedagang kecil, hingga pejalan kaki menjadi saksi bagaimana kepedulian menjelma dalam bentuk sederhana, namun penuh makna.Senyum-senyum yang terukir dari para penerima menjadi bukti bahwa kebaikan, sekecil apa pun, mampu menyentuh hati.
Ketua Umum IPR-Y KKS, Irham Lahso, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan cerminan nilai yang terus dijaga oleh organisasi.
Menurutnya, Ramadan adalah panggung terbaik untuk menanam benih empati dan memanen keberkahan.
“Ramadan mengajarkan kita bahwa berbagi bukan tentang seberapa banyak yang diberikan, tetapi seberapa tulus yang disalurkan. Alhamdulillah, hari ini kami tidak hanya berbagi takjil, tetapi juga berbagi kebahagiaan dan mempererat ikatan dengan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini ibarat anyaman yang kuat, terjalin dari dukungan para donatur, alumni, serta seluruh anggota yang turut menyumbangkan tenaga dan pikiran.
Lebih dari sekadar kegiatan sosial, momen ini menjadi ruang hangat untuk merajut kembali silaturahmi antaranggota. Tawa, kerja sama, dan kebersamaan yang terbangun menjadi energi baru yang memperkokoh solidaritas, baik bagi mereka yang merantau maupun yang tengah pulang ke kampung halaman.
Aksi berbagi takjil ini hanyalah satu dari rangkaian kisah kebaikan yang dihadirkan IPR-Y KKS sepanjang Ramadan 2026. Agenda berikutnya, seperti buka puasa bersama dan kegiatan sosial lainnya, siap melanjutkan jejak-jejak kebaikan yang telah ditanam.
Di balik setiap paket takjil yang dibagikan, terselip pesan sederhana namun dalam, bahwa mahasiswa bukan hanya penimba ilmu, tetapi juga penjaga nurani masyarakat. Dan di senja itu, IPR-Y KKS telah membuktikan—bahwa dari langkah kecil, lahir gelombang kebaikan yang tak pernah sia-sia.
(Zul)






