DUMAI – Pembangunan jembatan beton tahap VII di Jalan KUD RT 21, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, terus berlanjut. Infrastruktur dengan bentangan sekitar delapan meter ini diharapkan mampu memperlancar akses dan mobilitas masyarakat, khususnya bagi 240 kepala keluarga (KK) atau sekitar 413 jiwa yang diproyeksikan menerima manfaatnya.
Pada Minggu (18/10/2026), pekerjaan difokuskan pada perakitan besi balok dan pengemalan sebagai bagian dari tahapan konstruksi jembatan. Proses pengerjaan melibatkan personel TNI, pekerja, dan masyarakat setempat.
Pembangunan tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Kelurahan Lubuk Gaung, Pelda Tarmin, bersama dua personel TNI, tiga pekerja, dan dua warga. Sebanyak tujuh orang terlibat dalam pekerjaan di lokasi.
Jembatan yang dibangun melintasi sungai dengan lebar sekitar lima meter itu diharapkan menjadi sarana pendukung konektivitas masyarakat di kawasan RT 21. Keberadaan infrastruktur tersebut dinilai penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga.
Komandan Kodim (Dandim) 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, mengatakan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung kelancaran aktivitas warga dan memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang akses dan mobilitas warga. Kami ingin keberadaan infrastruktur ini nantinya dapat membantu aktivitas sehari-hari masyarakat serta memberikan kemudahan dalam menjalankan berbagai kegiatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan personel TNI bersama pekerja dan masyarakat merupakan bentuk sinergi dalam mendukung pembangunan di wilayah sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
Menurutnya, semangat gotong royong dan koordinasi seluruh pihak diperlukan agar setiap tahapan pekerjaan berjalan dengan baik, dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan kondisi lapangan.
Dalam pelaksanaan pekerjaan pada Minggu tersebut, kondisi cuaca dilaporkan mendung pada pagi hari, cerah pada siang hari, dan kembali mendung pada sore hari. Selain cuaca, kondisi pasang air sungai menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan selama proses pembangunan berlangsung.
“Faktor keselamatan harus tetap menjadi perhatian utama dalam setiap pekerjaan. Kami berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja sama dengan baik, memperhatikan kondisi lingkungan, serta mengutamakan keamanan agar pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan yang direncanakan,” tambahnya.
Pembangunan jembatan beton tahap VII ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses masyarakat di Jalan KUD RT 21, Kelurahan Lubuk Gaung, sehingga mobilitas warga dan aktivitas sehari-hari dapat berlangsung lebih lancar.
Kodim 0320/Dumai melalui jajaran Babinsa juga mendorong sinergi bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi kepentingan bersama.







