Kapolda Riau Irjen M. Iqbal Diminta Segera Tindak Mafia BBM Bersubsidi di Kuantan Singingi

- Penulis

Senin, 16 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KUANTAN SINGINGI  –
Kapolda Riau, Irjen M. Iqbal, didesak untuk segera menindak para pelaku mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang diduga beroperasi di SPBU 14.295.6126, Desa Sako, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). SPBU tersebut dilaporkan terlibat dalam penjualan BBM bersubsidi jenis Biosolar kepada mafia BBM dalam jumlah besar, tindakan yang dinilai melanggar hukum.

Aktivitas ilegal ini dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, khususnya Pasal 55 yang mengatur larangan penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM, bahan bakar gas, dan/atau LPG yang disubsidi pemerintah. Pelanggaran terhadap undang-undang ini dapat dikenakan pidana penjara maksimal enam tahun dan denda hingga Rp60 miliar. Ketentuan ini juga diperkuat oleh Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi, Pasal 94 ayat 3.

Kapolsek Pangean, AKP Zulfatriano, S.H., M.H., saat dimintai konfirmasi, menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil pengelola SPBU bersama Camat Pangean untuk dimintai keterangan. Namun, saat ditanyakan lebih lanjut mengenai hasil pertemuan tersebut, Kapolsek memberikan jawaban singkat, “Pak Karni dan camat hunggi pak,” tanpa memberikan rincian lebih lanjut.senin 16 september 2024

Ketua LSM BPPK-RI Kuansing,Fatkhul muin, turut mendesak Kapolda Riau untuk segera mengambil langkah tegas terhadap mafia BBM yang merugikan masyarakat. Berdasarkan laporan warga, truk jenis Colt Diesel L300 sering terlihat melakukan pengisian BBM dalam durasi mencurigakan antara 20 hingga 40 menit. Selain itu, kendaraan jenis Panther dan Pick Up juga diduga melakukan pengisian BBM bersubsidi secara berulang kali dalam sehari.SPBU 14.295.6126, Desa Sako, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi sudah sering melakukan pelanggaran akan tetapi selalu lolos dari sangksi Pertamina , pertanyaan saya kenapa..? Apakah ada oknum-oknum APH yang ikut terbermain disana ucap ‘muin

Saat dihubungi untuk konfirmasi lebih lanjut, pihak SPBU, Hardi Mulai, tidak dapat dihubungi. Nomor yang diberikan (+62 812-6100-067) tampaknya sudah tidak aktif atau mungkin telah memblokir kontak dari wartawan.**

(Zul) 

Berita Terkait

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan
Agenda 15 oktober dipertanyakan, warga desa mire kecewa tak temui anggota DPRD
Kendalikan Banjir, Pemko Dumai Kerjakan Drainase di Jalan Budi Kemuliaan
Dishub Dumai Relokasi Tiga Tiang Rambu Jalan, Dukung Kelancaran Pelebaran Parit

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:48 WIB

BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan

Berita Terbaru