Ketua LSM IPTD : Keberadaan Pertamina dan PLN Membuat Masyarakat Dumai Hidup Dalam Kewaspadaan

- Penulis

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Peristiwa ledakan hebat yang kembali mengguncang Kilang Pertamina Dumai pada Rabu malam (2/9/2026) sekitar pukul 22.53 WIB menuai reaksi keras dari Lembaga Swadaya Masyarakat Ikatan Pemuda Teratai Dumai (LSM IPTD). Insiden berulang tersebut dinilai kian memperparah krisis keselamatan dan kenyamanan warga yang bermukim di sekitar kawasan industri vital tersebut, dan Masyarakat Dumai Umum nya.

Ketua LSM IPTD, Arif Tera : menegaskan bahwa rentetan insiden dari sektor migas ditambah buruknya tata kelola infrastruktur kelistrikan telah menempatkan warga pada tingkat kecemasan yang konstan.

“Keberadaan Pertamina & PLN membuat masyarakat Dumai hidup dalam kewaspadaan,” tegas Ketua LSM IPTD, Arif Tera.

“Ledakan Berulang di Kilang Pertamina.”
Kepanikan warga pada Rabu malam dipicu oleh dentuman keras yang berasal dari area Kilang Pertamina Dumai. Getaran dan suara ledakan yang terdengar hingga radius beberapa kilometer tersebut menambah panjang daftar insiden serupa yang pernah terjadi sebelumnya.

Arif Tera menilai belum ada langkah mitigasi permanen atau penataan zona aman (*buffer zone*) yang memadai dari pihak pengelola kilang. Karena mungkin ini sering dilakukan kegiatan/aksi yang meninabobokkan suatu keadaan. Sehingga kondisi ini membuat warga sekitar merasa taruhan keselamatan jiwa mereka terabaikan setiap kali operasional industri mengalami gangguan teknis.

Tak hanya isu kilang, LSM IPTD juga menyoroti kinerja PT PLN (Persero) di Kota Dumai. Dua persoalan utama yang dikeluhkan meliputi:

Minimnya Penerangan Jalan Umum: Banyak ruas jalan di Dumai yang gelap saat malam hari, memperbesar risiko kecelakaan lalu lintas dan potensi kejahatan.

“Kabel Semrawut dan Menjuntai” : Pemandangan kabel listrik yang berserakan serta menggantung rendah di berbagai sudut pemukiman dianggap sangat berbahaya, terutama saat cuaca ekstrem atau hujan deras.

Atas rentetan persoalan ini, LSM IPTD mendesak Kementerian BUMN, Pemerintah Kota Dumai, serta manajemen pusat dari Pertamina dan PLN untuk segera turun tangan melakukan evaluasi total.

IPTD menuntut adanya investigasi transparan atas ledakan Rabu malam, penetapan jarak aman kilang dengan pemukiman, serta pembenahan jaringan kabel dan penerangan kota demi menjamin hak dasar warga Dumai atas rasa aman. Tutup Arif Tera

Berita Terkait

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan
Agenda 15 oktober dipertanyakan, warga desa mire kecewa tak temui anggota DPRD
Kendalikan Banjir, Pemko Dumai Kerjakan Drainase di Jalan Budi Kemuliaan
Dishub Dumai Relokasi Tiga Tiang Rambu Jalan, Dukung Kelancaran Pelebaran Parit
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:48 WIB

BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan

Berita Terbaru