Paisal- Sugiyarto akan Selesaikan Data Penerima Bansos Dalam Enam Bulan

- Penulis

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Ket foto : Kampanye dialogis paslon nomor urut 3 si Kelurahan Laksamana RT 17, Senin (04/11/2024).

DUMAI – Pasangan calon walikota Dumai, H Paisal – SKM, Mars bersama wakilnya Sugiyarto tampak hadir dalam kampanye dialogis di Jalan Pinang, RT 17, Kelurahan Laksamana, Kecamatan Dumai Kota, Senin (04/11/2024) malam.

Dalam kampanye tersebut dihadiri ratusan warga setempat, tokoh masyarakat, alim ulama, pengurus partai koalisi, dan tim relawan.

Dalam orasinya, H Paisal berjanji akan melanjutkan program berkhidmat untuk menjadikan Dumai jauh lebih baik dari sisi infrastruktur, kesehatan, pendidikan, kebersihan, penataan kota dan sosial masyarakat.

“Sebelumnya jabatan kami hanya 3,5 tahun, dipangkas satu tahun masa covid kita tidak bisa berbuat apa-apa. Tahun kedua baru bisa kita gesa berbagai program berkhidmat. Insya Allah dalam lima tahun kedepan jika diberikan amanah, kami ingin menata Dumai menjadi lebih baik bukan untuk saya, tapi demi anak cucu kita nantinya,” jelasnya.

Berbagai program berkhidmat yang akan dilanjutkan cawako Dumai, H Paisal yakni bidang infrastruktur, diantaranya penyelesaian banjir rob yang akan di anggarkan Rp.50 miliar guna membangun turap permanem yang diatasnya akan didirikan pedestrian serta lapak UMKM.

Hal itu merupakan langkah kongkrit untuk menahan tinggi air memasuki pemukiman warga, serta menciptakan spot wisata baru di sepanjang bibir sungai sepanjang 8 kilometer.

Disamping itu, paslon PAS akan membenahi data penerima bantuan perintah. Dengan melibatkan universitas di Dumai untuk melakukan verifikasi ke lapangan.

“Saya akan memimpin call centre langsung bagi pengaduan masyarakat, kami tidak ingin ada lagi orang mampu masih menerima bantuan. Insya Allah dalam waktu enam bulan hal ini akan kita selesaikan,” pungkasnya.

Tidak cukup disitu, H Paisal dan Sugiyarto berkomitmen akan menyelesaikan program kesehatan, pendidikan dan infrastruktur selesai pada tahun 2026.

Terakhir program pemasangan air bersih akan diselesaikan oleh pasangan calon walikota nomot urut 3.

“Dalam dua tahun insya Allah akan kita selesaikan PDAM ke rumah warga. hari ini masih 5000 saluran rumah. Kami pastikan dua tahun air bersih akan mengalir ke seluruh kecamatan di kota Dumai,” pungkasnya.

Kegiatan kampanye kali ini mendapat sambutan antusias masyarakat, tepuk tangan bergemuruh serta teriakan yel-yel kemenangan mengiringi orasi petahana tersebut.**

Berita Terkait

DPRD dan Pemko Dumai Bersinergi Perjuangkan Sekolah Nasional Terintegeritas demi Meningkatkan Mutu Pendidikan
KPU Kota Dumai Audiensi ke Kejaksaan Negeri Dumai dalam Rangka Tindak Lanjut Kerja Sama
Kejari Dumai Usut Dugaan Korupsi Anggaran Distrik Navigasi, 20 Orang Diperiksa
Tim Tiga Konsolidasi Diberi Mandat Siapkan Muscablub PJS Tojo Una-Una, Kevakuman Organisasi Segera Diakhiri
Foto Salah, Nama Bupati dan Wakil Bupati Disebut: Warga Tojo Una-Una Pertanyakan Profesionalisme Pemberitaan 
Kapolda Riau Tingkatkan Kompetensi Polwan Lewat Pelatihan Public Speaking
Polsek Sungai Sembilan Ungkap Kasus Pencurian, Pelaku dan Barang Bukti Berhasil Diamankan
Berikan Pelayanan Humanis Kepada Masyarakat Pesisir, Polres Dumai Laksanakan Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) 

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:03 WIB

DPRD dan Pemko Dumai Bersinergi Perjuangkan Sekolah Nasional Terintegeritas demi Meningkatkan Mutu Pendidikan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:17 WIB

KPU Kota Dumai Audiensi ke Kejaksaan Negeri Dumai dalam Rangka Tindak Lanjut Kerja Sama

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Kejari Dumai Usut Dugaan Korupsi Anggaran Distrik Navigasi, 20 Orang Diperiksa

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Tim Tiga Konsolidasi Diberi Mandat Siapkan Muscablub PJS Tojo Una-Una, Kevakuman Organisasi Segera Diakhiri

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Foto Salah, Nama Bupati dan Wakil Bupati Disebut: Warga Tojo Una-Una Pertanyakan Profesionalisme Pemberitaan 

Berita Terbaru