Penggalian Jalan Inpres Tak Kunjung Tuntas, Warga Keluhkan Progres Lamban dan Aktivitas Usaha Terganggu

- Penulis

Minggu, 4 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Proses penggalian di Jalan Inpres, Kota Dumai, menjadi sorotan warga. Pekerjaan yang hingga kini belum kunjung tuntas tersebut dinilai berjalan cukup lambat, sementara ruas jalan itu merupakan salah satu jalur yang setiap hari memiliki aktivitas masyarakat dan kegiatan usaha cukup tinggi.

Keluhan warga muncul karena kondisi pekerjaan yang berlangsung cukup lama mulai berdampak terhadap mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi.

“Ini penggalian jalan di Jalan Inpres butuh waktu berapa lama? Padahal jalan ini sangat produktif setiap harinya. Tapi penggaliannya sampai hari ini progresnya sangat lambat. Lama-lama menyulitkan usaha warga yang ada di sini,” demikian keluhan warga yang diterima redaksi.

Warga berharap pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai pekerjaan tersebut, termasuk jenis pekerjaan, target penyelesaian, serta kendala yang menyebabkan progres di lapangan berjalan lambat.

Menurut warga, persoalan bukan semata-mata mengenai adanya pekerjaan penggalian, melainkan bagaimana pekerjaan tersebut dilaksanakan agar tidak terlalu lama mengganggu akses masyarakat dan aktivitas usaha di kawasan Jalan Inpres.

Warga juga meminta perhatian Walikota Dumai, H. Paisal serta instansi teknis terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Dumai, untuk melihat langsung kondisi pekerjaan di lapangan.

Warga berharap ada kepastian mengenai kapan penggalian tersebut dapat diselesaikan sehingga akses jalan kembali normal dan aktivitas usaha masyarakat tidak terus terganggu.

Keluhan ini disampaikan sebagai bentuk aspirasi masyarakat agar pekerjaan infrastruktur tetap berjalan, namun di sisi lain dampak terhadap pengguna jalan dan pelaku usaha juga mendapat perhatian serius.

Berita Terkait

Exit Meeting Pemeriksaan Digelar, Wali Kota Dorong Perbaikan Tata Kelola Perizinan di RSUD Dumai
Sungai Dipenuhi Eceng Gondok, Pemko Dumai Kerahkan Alat Berat Cegah Banjir di Bumi Ayu
Kinerja HSSE Pertamina Dipertanyakan, PT SSS Diduga Angkut Solar Pakai Jerigen untuk Proyek di Area Kilang Dumai
Dua Security Jadi Tersangka, Inventaris PT Pupuk Parit Kitang Diduga Digelapkan hingga Rp157 Juta
Tim Raga Polres Dumai Gencarkan Patroli, Cegah Premanisme dan Geng Motor
Tengah Malam, 14 Personel Satlantas Polres Dumai Sisir Titik Rawan Balap Liar, 2 Motor Knalpot Brong Diamankan
Dugaan Angkut BBM Pakai Jerigen Plastik di Proyek Pertamina Dumai Disorot, Aspek HSSE Dipertanyakan
Polisi dan Warga Kompak Tanam Jagung di Bukit Kapur, Dorong Swasembada Pangan dari Lahan Warga
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Penggalian Jalan Inpres Tak Kunjung Tuntas, Warga Keluhkan Progres Lamban dan Aktivitas Usaha Terganggu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Exit Meeting Pemeriksaan Digelar, Wali Kota Dorong Perbaikan Tata Kelola Perizinan di RSUD Dumai

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Sungai Dipenuhi Eceng Gondok, Pemko Dumai Kerahkan Alat Berat Cegah Banjir di Bumi Ayu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:56 WIB

Kinerja HSSE Pertamina Dipertanyakan, PT SSS Diduga Angkut Solar Pakai Jerigen untuk Proyek di Area Kilang Dumai

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:43 WIB

Dua Security Jadi Tersangka, Inventaris PT Pupuk Parit Kitang Diduga Digelapkan hingga Rp157 Juta

Berita Terbaru