Sengketa Lahan di Desa Dungun Baru, Rupat: Dugaan Aksi Mafia Lahan Kian Memanas

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKALIS – Konflik agraria kembali mencuat di Pulau Rupat, tepatnya di Desa Dungun Baru, Dusun Pakcut. Warga setempat kini tengah dibuat resah dengan munculnya dugaan praktik mafia lahan di kawasan hutan desa.

Kasus ini menyeret seorang oknum berinisial B, yang sebelumnya pernah terjerat kasus hukum terkait penggarapan kawasan hutan pada tahun 2010 Saat itu, alat bukti berupa satu unit alat berat jenis beko sempat diamankan pihak berwenang sebagai barang bukti.

Kini, oknum yang sama kembali mengklaim lahan seluas 3000 hektare atas nama kelompok tani, yang diklaim sebagai pihak pengelola sah. Namun, warga setempat menolak klaim tersebut dan menyatakan bahwa lahan tersebut telah digarap oleh masyarakat secara turun-temurun.

Dan jika lahan tersebut adalah lahan kelompok tani. Kenapa tidak masyarakat kelompok tani Tidak di bawa ke lokasi lahan. Ini malah di bawa oknum yang diduga pereman bukan masyarakat sekitar . Ungkap salah satu tokoh

Masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar yang jelas dan telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Lahan itu sudah lama dikelola warga. Tiba-tiba muncul klaim sepihak atas nama kelompok tani yang tidak jelas keberadaannya. Kami merasa ini upaya pengambilalihan paksa yang terstruktur,” ungkapnya.

Pada Saat diduga oknum penggarap Hutan Berinisial (B) menggarap hutan pada tahun 2010 di dusun pak cut masih bersetatus desa hutan panjang.

Sejumlah warga juga mengaku mulai menerima surat peringatan tidak resmi yang mengatasnamakan kelompok tertentu. Mereka khawatir ini adalah bagian dari skenario sistematis untuk mengambil alih lahan masyarakat secara paksa.

Tokoh masyarakat Desa Dungun Baru meminta pihak pemerintah kecamatan, aparat desa, dan penegak hukum untuk segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini secara adil dan transparan.

Kami tidak ingin konflik ini melebar. Tapi kalau tidak segera diselesaikan, dikhawatirkan akan terjadi gesekan sosial,” ujar salah seorang tokoh adat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, oknum berinisial B belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi terkait tudingan tersebut. Sementara itu, Masyarakat Desa Dungun Baru menyatakan tengah menelusuri dan memverifikasi dokumen-dokumen legal terkait status kepemilikan lahan, guna menghindari pelanggaran hukum dan menjaga ketertiban masyarakat.

Penelusuran lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan keabsahan klaim lahan tersebut serta untuk mengungkap apakah terdapat indikasi kuat praktik mafia lahan di balik konflik yang kian memanas ini.

(Redaksi)

Berita Terkait

114 PMI Dideportasi dari Malaysia, Tiba di Pelabuhan Dumai
Kunjungan Yayasan Karyawan Muslim [YKM] Wilmar Safary Ramhadan di Mushalla Alhijrah Teluk Makmur
Palak Supir Truk, 3 Pelaku Disergap Tim Raga Polres Dumai
HUT Damkar ke-107 Dilaksanakan Sederhana Dengan Berbuka Puasa Bersama
48 Peserta Dapatkan Bibit Tanaman Dalam Rangka Fum Night Go Green Polres Dumai
Kampoeng Takjil Citimall Dumai 2026 Resmi Dibuka, Hj Leni : Dongkrak UMKM dan Semarakkan Ramadan
Jembatan Sungai Masjid Semangkin Parah, Warga Mintak Diperbaiki
Polemik Pabrik Baru Apical Dumai, Sorot Kewajiban AMDAL dan Partisipasi Publik
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:18 WIB

114 PMI Dideportasi dari Malaysia, Tiba di Pelabuhan Dumai

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:08 WIB

Kunjungan Yayasan Karyawan Muslim [YKM] Wilmar Safary Ramhadan di Mushalla Alhijrah Teluk Makmur

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:17 WIB

Palak Supir Truk, 3 Pelaku Disergap Tim Raga Polres Dumai

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:03 WIB

HUT Damkar ke-107 Dilaksanakan Sederhana Dengan Berbuka Puasa Bersama

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:51 WIB

48 Peserta Dapatkan Bibit Tanaman Dalam Rangka Fum Night Go Green Polres Dumai

Berita Terbaru

Berita

114 PMI Dideportasi dari Malaysia, Tiba di Pelabuhan Dumai

Minggu, 1 Mar 2026 - 14:18 WIB

Berita

Palak Supir Truk, 3 Pelaku Disergap Tim Raga Polres Dumai

Minggu, 1 Mar 2026 - 13:17 WIB