Ket foto : jembatan penyeberangan dari jalan putri 7 menuju ke jalan janur kuning
DUMAI – Rasa aman warga yang beraktivitas maupun melintas pada malam hari di sejumlah kawasan Kota Dumai kembali menjadi perhatian. Seorang warga mengaku mengalami kejadian yang membuatnya ketakutan saat melintas di kawasan Jembatan JM dan Jalan Putri Tujuh, terutama pada malam hari.
Dalam unggahannya di Sepedum tersebut menceritakan dirinya bersama sejumlah rekannya diduga sempat menjadi sasaran ancaman oleh sekelompok orang yang berada di sekitar lokasi.
Warga tersebut mengaku kejadian terjadi saat dirinya bersama teman- temannya berada di kawasan ujung Jembatan JM pada sekitar pukul 01.00 WIB.
Menurut keterangannya, mereka melihat seseorang yang diduga membawa benda tajam berukuran sekitar tiga meter serta menggunakan benda yang disebutnya sebagai tembak angin.
Kondisi tersebut membuat mereka merasa terancam dan memilih berhati-hati ketika melintas di lokasi tersebut.
“Kami jadi takut malam – malam pulang kerja lewat situ, soalnya dia ramai mau begal orang,” demikian isi pengaduan warga dalam unggahannya di Facebook sepedum
Keterangan tersebut merupakan pengakuan dari warga dan belum dapat dipastikan secara independen mengenai identitas maupun motif orang yang dimaksud.
Kekhawatiran warga juga dikaitkan dengan kejadian lain yang disebut terjadi pada malam Minggu sebelumnya.
Warga mengaku ketika melintas di kawasan Putri Tujuh, dirinya bersama seorang rekannya hampir mengalami aksi bacok.
Dalam kondisi jalan yang disebut cukup gelap, mereka mendapati seorang pria bertubuh tinggi yang diduga mendekati dan hendak menyerang mereka.
Situasi tersebut membuat warga semakin khawatir, terutama bagi masyarakat yang harus melintas pada malam hari setelah pulang bekerja.
Rangkaian pengakuan tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap aspek keamanan di kawasan yang masih dilalui masyarakat pada malam hari.
Warga berharap adanya perhatian dari pihak berwenang untuk memastikan kondisi keamanan di lokasi, termasuk melakukan patroli atau langkah pencegahan apabila memang terdapat laporan mengenai dugaan aksi kriminal maupun ancaman terhadap pengguna jalan.
Redaksi menegaskan, informasi dalam berita ini bersumber dari unggahannya Facebook di sepedum.







