DUMAI – Dinas Kesehatan Kota Dumai terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Salah satunya melalui Pelatihan Pelayanan Antenatal Care (ANC), Persalinan, Nifas dan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) bagi bidan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat RSUD Dumai, Rabu (11/2/2026).
Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Para peserta dibekali pembaruan pengetahuan dan keterampilan teknis, mulai dari pemeriksaan kehamilan berkualitas, pertolongan persalinan yang aman, pemantauan masa nifas, hingga pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital sebagai deteksi dini gangguan tumbuh kembang bayi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr. Syaiful, MKM menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan menjadi kunci utama menekan angka kesakitan dan kematian ibu serta bayi.
“Bidan adalah ujung tombak pelayanan di masyarakat. Karena itu, kompetensi mereka harus terus diperkuat. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap ibu hamil dan bayi di Dumai mendapatkan layanan yang aman, standar, dan berkualitas sejak dini,” ujar dr. Syaiful.
Ia menambahkan, skrining hipotiroid kongenital juga menjadi perhatian serius karena berperan penting dalam mencegah risiko keterlambatan pertumbuhan dan gangguan perkembangan anak.
Ini investasi kesehatan jangka panjang bagi generasi Dumai,” tegasnya.






