Oknum Sekuriti di Tojo Una-Una Tikam Rekan Kerja Hingga Tewas

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOUNA – Tragedi berdarah terjadi di kawasan wisata Pakang Beach, Desa Sabo, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una pada Sabtu (7/3/2026) pagi.

Seorang karyawan perempuan bernama Rindi Antika tewas setelah ditikam secara membabi buta oleh rekan kerjanya sendiri, NYT, yang bertugas sebagai petugas keamanan (sekuriti).

Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, SIK.MH, melalui Kasi Humas Iptu Martono, membeberkan kronologi insiden yang dipicu oleh perselisihan saat apel pagi tersebut.

Peristiwa bermula sekitar pukul 08.30 WITA saat pelaku memimpin apel pergantian sif pagi. Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku merasa geram karena korban dianggap tidak serius dan terus bermain ponsel saat instruksi diberikan.

“Pelaku menegur korban yang merupakan karyawan Pakang Beach karena sering bermain HP dan tidak serius saat apel,” ujar Iptu Martono dalam pernyataan resminya.

Situasi memanas ketika korban hendak meninggalkan lokasi tanpa izin pelaku. Saat itu, korban yang sudah berada di atas sepeda motor sempat membantah teguran pelaku hingga terjadi adu mulut yang hebat.

“Pelaku yang sudah emosi kemudian mencabut badik dari pinggang kirinya dan langsung menikam korban ke arah perut hingga jatuh. Pelaku lalu menikam korban secara berulang kali,” lanjut Martono.

Akibat serangan tersebut, korban menderita sedikitnya delapan luka tusukan di sekujur tubuh. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Ampana Tete untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa Rindi Antika tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Usai melancarkan aksinya, Naldi sempat melarikan diri untuk bersembunyi. Namun, pelariannya tak berlangsung lama. Tim kepolisian berhasil melacak keberadaan pelaku dalam waktu singkat.

“Pada jam 09.58 WITA, pelaku berhasil ditangkap dan diamankan bersama barang bukti sebilah badik di Desa Kajulangko. Pelaku ditangkap saat sedang bersembunyi di rumah keluarganya,” tutup Kasi Humas.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tojo Una-Una untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Berita Terkait

Diduga Jadi Korban Penikaman di TPI Belang, Abdul Aziz Tahir Minta Polisi Buru Pelaku
Wali Kota Paisal Lepas Pesantren Run 2026 di Dumai, Perkuat Ukhuwah dan Semangat Hidup Sehat
Peringati RGE Founders Day ke-59, Apical Revitalisasi Gedung MTs Nurul Islam di Dumai.
Dua Wartawan Keluhkan Pungutan Rp10 Ribu di Wisata Pantai Bolihutu’o Boalemo, Pemda Diminta Beri Penjelasan
Meriahkan Kunjungan Dandim 0303/Bengkalis, Siswa SMPN 1 Rupat Tampilkan Seni Budaya Melayu
Kapolres Dumai Pimpin Sertijab Kasat Lantas Sekaligus Pelepasan Purnabakti Personel
Apical Latih 48 Guru SD di Dumai tentang Teknik Mengajar Numerasi
Pengendalian Banjir Dumai Dibahas Bersama BWSS III, DED hingga Sheet Pile Jadi Fokus
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Diduga Jadi Korban Penikaman di TPI Belang, Abdul Aziz Tahir Minta Polisi Buru Pelaku

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Wali Kota Paisal Lepas Pesantren Run 2026 di Dumai, Perkuat Ukhuwah dan Semangat Hidup Sehat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:16 WIB

Peringati RGE Founders Day ke-59, Apical Revitalisasi Gedung MTs Nurul Islam di Dumai.

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Dua Wartawan Keluhkan Pungutan Rp10 Ribu di Wisata Pantai Bolihutu’o Boalemo, Pemda Diminta Beri Penjelasan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Meriahkan Kunjungan Dandim 0303/Bengkalis, Siswa SMPN 1 Rupat Tampilkan Seni Budaya Melayu

Berita Terbaru