TNI AL Gagalkan Pengangkutan 200 Ton Arang Bakau Ilegal di Perairan Kepulauan Meranti

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai berhasil menggagalkan praktik pengangkutan arang bakau ilegal di wilayah perairan Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Dalam operasi terpadu tersebut, tim gabungan mengamankan kapal KLM Samudera Indah Jaya GT 172 yang diduga mengangkut sekitar 200 ton arang bakau tanpa dokumen resmi.

Pengungkapan ini merupakan hasil operasi gabungan Tim Quick Response Patkamla Lanal Dumai, Satuan Tugas Operasi Intelijen Maritim terpilih Satintelmar Pusintelal, serta Satgas Ops Intelmar Koarmada I yang melakukan pemantauan intensif di wilayah perairan Kepulauan Meranti.

Operasi bermula pada Kamis (5/3/2026) ketika Tim I yang terdiri dari Satgas Ops Intelmar Koarmada I bersama personel Patkamla Lanal Dumai dari Pos Babinpotmar Tanjung Buton (Posal Siak) bergerak menuju perairan Selat Panjang menggunakan Sea Reader untuk melaksanakan observasi terhadap sasaran yang diduga mengangkut arang bakau hasil penebangan ilegal.

Pada waktu yang hampir bersamaan, Tim II dari Pusintelal bersama personel Lanal Dumai bergerak menuju Pos TNI AL Selat Panjang guna memperkuat unsur pemantauan.

Pada pukul 17.36 WIB, kapal berhasil dihentikan dan dilakukan pemeriksaan awal terhadap dokumen serta muatan kapal. Selanjutnya pada pukul 18.15 WIB, kapal dikawal menuju Dermaga TNI AL Bangsal Aceh, Dumai guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal diketahui muatan kapal berupa arang bakau tidak dilengkapi dokumen SKSHH (Surat Keterangan Sah Hasil Hutan) serta izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S. menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam menegakkan hukum sekaligus melindungi kelestarian lingkungan pesisir.

“Penangkapan kapal bermuatan arang bakau ilegal ini merupakan bentuk keseriusan TNI Angkatan Laut dalam menindak setiap pelanggaran hukum di wilayah perairan. Selain merugikan negara, aktivitas ini juga sangat berpotensi merusak ekosistem mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir,” ujar Kolonel Abdul Haris.

Ia juga menegaskan bahwa operasi pengamanan laut akan terus diperkuat untuk mencegah berbagai tindak pidana di wilayah perairan Indonesia.

“Kami akan terus meningkatkan patroli dan operasi keamanan laut bersama instansi terkait guna mencegah berbagai aktivitas ilegal di laut, termasuk penyelundupan, illegal logging, maupun pelanggaran lainnya yang dapat merugikan negara dan lingkungan,” tegasnya.

Dugaan pelanggaran tersebut mengarah pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, mengingat pemerintah juga telah membekukan izin usaha arang bakau sejak tahun 2023.

Konferensi pers pengungkapan kasus ini turut dihadiri sejumlah instansi terkait, di antaranya Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera, Balai Pengelolaan Hutan Lestari III Pekanbaru, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Balai Perhutanan Sosial, KSOP Kelas I Dumai, Ditreskrimsus Polda Riau, KPPBC TMP B Dumai, serta KSOP Kelas IV Selat Panjang, bersama tamu undangan lainnya.**

Berita Terkait

Empat Bulan Dilaporkan, Kasus Dugaan Kekerasan dan Pelecehan Seksual Anak di Touna Belum Jelas
Ratusan Pedagang Kuliner Dipindahkan ke TBG, Pedagang Sambut Positif
L300 Angkut 20 Tabung Gas Ditabrak Truk di Pelintung, Sopir Dilarikan ke Puskesmas
L300 Angkut 20 Tabung Gas Ditabrak Truk di Pelintung, Sopir Dilarikan ke Puskesmas
Sampah dan Bercak Minyak Tersisa di TBG Usai Car Free Night
CFN Dumai Kembali Digelar di TBG, 102 Tenant Permanen Disiapkan untuk Pelaku Usaha
Pemko Dumai Bahas Pengembangan LPJU melalui Skema KPDBU, Target Hampir 20 Ribu Titik
Matangkan Kolaborasi Strategis di Surabaya, PT Pelabuhan Dumai Berseri Siap Naik Kelas
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 10:08 WIB

Empat Bulan Dilaporkan, Kasus Dugaan Kekerasan dan Pelecehan Seksual Anak di Touna Belum Jelas

Minggu, 20 September 2026 - 10:03 WIB

Ratusan Pedagang Kuliner Dipindahkan ke TBG, Pedagang Sambut Positif

Minggu, 20 September 2026 - 08:51 WIB

L300 Angkut 20 Tabung Gas Ditabrak Truk di Pelintung, Sopir Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 20 September 2026 - 08:48 WIB

L300 Angkut 20 Tabung Gas Ditabrak Truk di Pelintung, Sopir Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 20 September 2026 - 07:01 WIB

Sampah dan Bercak Minyak Tersisa di TBG Usai Car Free Night

Berita Terbaru

Berita

Sampah dan Bercak Minyak Tersisa di TBG Usai Car Free Night

Minggu, 20 Sep 2026 - 07:01 WIB