Di Balik Gerobak Tua Kakek Amin: Berpuasa dalam Gubuk Reot Bertumpuk Rongsokan

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOJO UNA UNA– Suasana bulan suci Ramadan yang penuh berkah biasanya diwarnai dengan kegembiraan dan persiapan menyambut hari kemenangan. Namun, bagi Kakek Amin Abusari (70), Ramadan tahun ini tetaplah sebuah perjuangan fisik yang memilukan di bawah terik matahari Kelurahan Muara Toba, Selasa (11/03/2026).

Dengan langkah yang mulai goyah, Kakek Amin terlihat masih setia mendorong gerobak tuanya. Mencari barang bekas adalah satu-satunya tumpuan hidupnya untuk sekadar mengisi perut diwaktu berbuka dan sahur.

Tinggal di Gubuk Tak Layak Huni
Keadaan Kakek Amin kian menyayat hati saat menelusuri tempat tinggalnya. Bukan rumah yang nyaman, melainkan sebuah gubuk yang jauh dari kata layak.

Di dalam hunian sempit itu, pemandangan hanya dihiasi oleh tumpukan kardus kusam dan barang rongsokan hasil rongsokannya yang berserakan, menyisakan ruang yang sangat terbatas untuknya beristirahat.

Saat diwawancarai media, Kakek Amin berbicara dengan suara yang agak terputus-putus. Ia mengakui bahwa perhatian pemerintah sebenarnya telah sampai kepadanya.

“Selama ini saya sudah pernah menerima bantuan beras dan bantuan uang tunai PKH untuk lansia,” ungkapnya jujur.

Terhimpit Ekonomi Meski Memiliki Keluarga
Meski bantuan sosial telah ia terima, kondisi ekonomi yang berat dan usia senja membuatnya tetap harus turun ke jalan.

Kakek Amin sebenarnya memiliki tiga orang anak; dua di antaranya merantau ke luar daerah, sementara satu anaknya tinggal sekampung dengannya.

Namun, sang anak pun hidup dalam garis kemiskinan yang sama, sehingga tidak mampu menopang kebutuhan hidup sang ayah sepenuhnya.

Melihat kondisi tempat tinggal Kakek Amin yang sudah tidak manusiawi, pihak media langsung menghubungi pemerintah Kecamatan Ratolindo melalui sambungan telepon.

Media mendesak agar pemerintah segera mengambil langkah konkret, tidak hanya sekadar bantuan rutin, tetapi juga perhatian terhadap kelayakan hunian orang tua tersebut.

Di sisa usianya, Kakek Amin hanya berharap bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang, meski harus bernaung di bawah atap gubuk yang dipenuhi tumpukan kardus dan barang sisa.

(Ahmad)

Berita Terkait

CFN Dumai Kembali Digelar di TBG, 102 Tenant Permanen Disiapkan untuk Pelaku Usaha
Pemko Dumai Bahas Pengembangan LPJU melalui Skema KPDBU, Target Hampir 20 Ribu Titik
Matangkan Kolaborasi Strategis di Surabaya, PT Pelabuhan Dumai Berseri Siap Naik Kelas
GMPB Pasang Badan untuk Agrinas: Mafia Tanah Riau Diminta Dibongkar sampai Aliran Dana
30 Kader IPK Dumai Digembleng Wawasan Kebangsaan, Dorong Pemuda Jadi Pionir Pembangunan
Dinas PU Dumai Gencarkan Pembersihan Drainase, Tekan Risiko Banjir
Jembatan Sungai Masjid Lama Mulai Diperbaiki, Akses Menuju Kawasan Industri Lubuk Gaung Kembali Dibenahi
Polsek Dumai Barat Tangkap Dua Tersangka Pencurian Pupuk

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:09 WIB

CFN Dumai Kembali Digelar di TBG, 102 Tenant Permanen Disiapkan untuk Pelaku Usaha

Sabtu, 19 September 2026 - 11:40 WIB

Pemko Dumai Bahas Pengembangan LPJU melalui Skema KPDBU, Target Hampir 20 Ribu Titik

Sabtu, 19 September 2026 - 10:39 WIB

Matangkan Kolaborasi Strategis di Surabaya, PT Pelabuhan Dumai Berseri Siap Naik Kelas

Sabtu, 19 September 2026 - 10:03 WIB

GMPB Pasang Badan untuk Agrinas: Mafia Tanah Riau Diminta Dibongkar sampai Aliran Dana

Sabtu, 19 September 2026 - 09:44 WIB

30 Kader IPK Dumai Digembleng Wawasan Kebangsaan, Dorong Pemuda Jadi Pionir Pembangunan

Berita Terbaru