BENGKALIS – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana, jajaran TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove pada Senin (20/4/2026) pukul 11.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Ismail Atan, Desa Teluk Ruh, RT 07/RW 03, Dusun Ombak, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir, khususnya dalam upaya pencegahan abrasi dan menjaga keseimbangan ekosistem laut di wilayah pesisir Rupat Utara.
Acara dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan elemen masyarakat, di antaranya Camat Rupat Utara Rizki Subagia Effendi, S.STP., M.Si., Kapolsek Rupat Utara yang diwakili Ipda Enaldi, S.H., Danramil 04/Rupat Lettu Inf. Budiamsyah Saragih, serta perwakilan Danposal Tanjung Medang Serda Bah Dafa Arya Putra.
Turut hadir pula perwakilan Pemerintah Desa Teluk Ruh, Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Rupat, kelompok mangrove Rupat Utara, kelompok tani, serta pelajar dari SMA Negeri 1 Rupat Utara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan doa bersama,
kemudian sambutan dari Danramil 04/Rupat. Setelah itu, seluruh peserta bersama-sama melaksanakan penanaman pohon mangrove di area pesisir yang telah disiapkan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Danramil 04/Rupat Lettu Inf. Budiamsyah Saragih menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini tidak hanya sekadar seremoni peringatan HUT Persit, namun juga merupakan langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Ia menegaskan bahwa mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami pantai dari abrasi serta sebagai habitat berbagai biota laut.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam, sehingga dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat kebersamaan dalam pembangunan wilayah pesisir.
Kegiatan penanaman mangrove berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif seluruh pihak, mulai dari aparat hingga masyarakat dan pelajar yang ikut serta dalam proses penanaman.
Acara berakhir pada pukul 12.45 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir semakin meningkat, serta mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Penulis: Asmadi






