FMPKSU Minta Kejari Serius Menangani Dugaan Korupsi Dana BOK dan Dana Kapitasi BPJS Puskesmas Sihapas Barumun

- Penulis

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ket foto : aksi damai di depan kantor kejari

PADANG LAWAS – Forum Mahasiswa Penindakan Korupsi Perwakilan Sumatera Utara (FMPKSU) melakukan aksi unjuk rasa (unras). Mereka menyoroti dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Penyimpangan Dana Kapitasi BPJS Tahun Anggaran 2024-2025 di Puskesmas Sihapas Barumun, Senin (20/4/26).

Andri Harahap selaku Kordinator Aksi bersama Arsyad Riski Siregar Koordinator lapangan dalam orasinya mengatakan, adanya indikasi penyalahgunaan Dana BOK 2024-2025 yang diduga tidak tepat sasaran dan tidak sesuai petunjuk teknis (juknis) juga Penyalahgunaan Dana Kapitasi BPJS sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak berjalan maksimal.

“Kami meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas segera memeriksa Kepala Puskesmas Sihapas Barumun serta pihak terkait lainnya. Dugaan penyimpangan Dana BOK 2024-2025 ini harus diusut tuntas demi tegaknya supremasi hukum dan transparansi anggaran kesehatan,” tegas Andri Harahap“

Laporan resmi sudah kami serahkan kepada Kejari Padang Lawas. Maka hari ini kami datang untuk mendesak agar Kejari segera menindaklanjutinya,” pesan Andri.

Massa juga mendesak agar Kejari Padang Lawas memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Kesehatan Padang Lawas, yang mereka duga sebagai aktor intelektual dalam kasus dugaan Tipikor Dana BOK tersebut.

Salah satu Staf Kejari Padang Lawas, menanggapi aspirasi mahasiswa menyampaikan bahwa “benar Laporan FMPKSU sudah kita terima dan sudah diserahkan ke pidsus saat ini sedang di proses, kemungkinan dalam waktu dekat ini akan segera kita beritahu perkembangannya,” ucap staf tersebut.

Mendengar hal tersebut FMPKSU Sumatera Utara mengatakan bahwa “Kami ingin Kejari Padang Lawas serius dan transparan dalam menindaklanjuti dugaan korupsi ini dan ini akan tetap kami kawal sampai tuntas,” tegasnya.

Mahasiswa mendesak Bupati Padang Lawas agar mengevaluasi Kepala Puskesmas Sihapas Barumun dan Kadis Kesehatan Padang Lawas, Alasannya Mereka menduga adalah aktor intelektual dibalik kasus tersebut.

Dengan pengawalan aparat Polres Padang Lawas, seluruh Mahasiswa FMPKSU Sumatera Utara menegaskan bahwa komitmennya adalah akan kembali membawa kekuatan yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak diindahkan.”

(ASWIN)

Berita Terkait

Mobil Terperosok ke Parit di Jalan Simpang Tetap Dumai, Penyebab Belum Diketahui
Dugaan Upah di Bawah UMK, Pengupahan Pekerja PT Envitec Multi Indonesia Disorot
APBD-P Dumai Tembus Rp2,24 Triliun, Banggar Soroti Target Pendapatan dan Risiko Tunda Bayar
Buaya Berukuran Besar Muncul di Bawah Jembatan Masjid Nurul Islam, Warga Bantaran Sungai Dumai Diminta Waspada
Ledakan Berulang di Kilang Dumai, Pertamina Didesak Evaluasi GM Iwan Kurniawan
PT Ivo Mas Tunggal Bersama Tzu Chi Sinarmas Dorong Pemenuhan Gizi Anak Usia Dini di Sungai Sembilan
Laporkan Dana Hibah KONI Dumai, Fatahuddin Minta Kejaksaan Periksa Agustiawan
Jumat Berkah, GRIB Jaya Dumai Timur Bagikan Ratusan Paket Makanan di Masjid Nurul Ikhlas
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:56 WIB

Mobil Terperosok ke Parit di Jalan Simpang Tetap Dumai, Penyebab Belum Diketahui

Sabtu, 5 September 2026 - 04:42 WIB

Dugaan Upah di Bawah UMK, Pengupahan Pekerja PT Envitec Multi Indonesia Disorot

Jumat, 4 September 2026 - 17:21 WIB

APBD-P Dumai Tembus Rp2,24 Triliun, Banggar Soroti Target Pendapatan dan Risiko Tunda Bayar

Jumat, 4 September 2026 - 16:00 WIB

Buaya Berukuran Besar Muncul di Bawah Jembatan Masjid Nurul Islam, Warga Bantaran Sungai Dumai Diminta Waspada

Jumat, 4 September 2026 - 09:19 WIB

Ledakan Berulang di Kilang Dumai, Pertamina Didesak Evaluasi GM Iwan Kurniawan

Berita Terbaru