Dugaan “Gaji Ganda” & Ketimpangan Honor MOU Wartawan: Komunitas Pers Desak Bupati Ilham Lawidu Audit Ulang Dana Kominfo

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMPANA – Gelombang protes dan kekecewaan melanda kalangan jurnalis di Kabupaten Tojo Una-Una. Sistem pembayaran honorarium berbasis Memorandum of Understanding (MOU) yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab setempat kini menjadi sorotan utama akibat dugaan ketidakadilan distribusi anggaran.

Banyak wartawan merasa sistem saat ini timpang. Di satu sisi, mereka yang aktif mengejar berita dan menjadi corong informasi pemerintah mengeluhkan honor yang tidak manusiawi.

Di sisi lain, beredar informasi adanya oknum yang menikmati fasilitas negara secara berlebihan melalui praktik manipulasi data.

Jeritan Wartawan Lapangan: Honor Tak Cukup BBM

Seorang wartawan senior, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan keprihatinannya terhadap nasib rekan-rekan seprofesi.

Menurutnya, beban kerja wartawan lapangan sangat berat, namun apresiasi finansial dari Pemda sangat minim.

“Kami bekerja keras mencari berita, bahkan menjadi sumber utama penyebaran informasi program Pemda. Namun, honor yang kami terima jauh dari kata layak,” keluhnya.

Ia menegaskan bahwa nominal tersebut tidak sebanding dengan pengeluaran operasional.

“Jangankan untuk menopang kebutuhan rumah tangga, untuk mengisi bahan bakar kendaraan guna meliput ke berbagai kecamatan saja sudah tidak cukup sepanjang bulan. Ini sangat memprihatinkan.”
Indikasi Manipulasi: Ada Oknum Kantongi Rp7 Juta via “Gaji Ganda”

Ketegangan semakin memuncak ketika terungkap adanya indikasi praktik curang dalam pengajuan MOU. Informasi internal menyebutkan bahwa sejumlah oknum wartawan menerima honor fantastis, mencapai kisaran Rp7 juta per bulan.

Yang lebih meresahkan, oknum-oknum tersebut diduga mendaftarkan lebih dari satu nama media atau outlet berita di bawah kendalinya ke dalam daftar penerima dana Pemda.

Dengan strategi ini, mereka bisa mengantongi “gaji ganda” atau multipel setiap bulannya dari anggaran daerah yang sama. Praktik ini dinilai sangat merugikan wartawan lain yang hanya mewakili satu media dan bekerja dengan transparan.
Desakan Transparansi kepada Bupati Ilham Lawidu.

Menanggapi keresahan ini, komunitas pers mendesak Bupati Tojo Una-una, Ilham Lawidu, S.H., untuk segera melakukan audit dan peninjauan ulang terhadap seluruh penerima honor MOU di lingkungan Kominfo.

“Kami meminta kejelasan.

Siapa saja penerimanya? Berapa nominalnya? Dan apa kontribusinya? Jika terbukti ada yang memanipulasi dengan mendaftar banyak media untuk keuntungan pribadi, itu harus dihentikan dan diproses sesuai aturan,” tegas seorang tokoh pers di Ampana.

Langkah evaluasi ini dianggap krusial untuk mengembalikan marwah profesi jurnalis.

Anggaran daerah seharusnya digunakan untuk menghargai kerja jurnalis yang produktif dan berintegritas, bukan untuk memperkaya oknum tertentu melalui celah administrasi yang longgar.

Pewarta: Ahmad Tuliabu

Redaksi : Feri Windria

Berita Terkait

Rapat Harmonisasi Ranperda Pembentukan Enam Kelurahan Baru di Kota Dumai
Uang Rp50 Ribu RI Raih Predikat Teraman Kedua di Dunia
Tiga Minggu Operasi, Polda Riau Amankan 31,8 Kg Sabu dan 2.319 Butir Ekstasi
Polres Dumai Ikut Kegiatan Panen Raya Jagung Pipil Kuartal II 2026 Secara Serentak
Penggerebekan di Cendrawasi, Dua Orang Pelaku Narkoba, 36,83 Gram Sabu Turut Di Sita Sebagai Barang Bukti
Sapi Berbobot 910 Kg di Dumai,Terpilih Menjadi Sapi Bantuan Presiden Untuk di Kurbankan
Polda Riau Kembali Gelar Event Lari Terbesar di Sumatera ‘Riau Bhayangkara Run 2026’, Angkat Isu Karhutla dan Lingkungan
Seorang Ibu di Bengkalis Nekat Jajakan Sabu, Alasan Demi Kebutuhan Hidup

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:25 WIB

Rapat Harmonisasi Ranperda Pembentukan Enam Kelurahan Baru di Kota Dumai

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:37 WIB

Uang Rp50 Ribu RI Raih Predikat Teraman Kedua di Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:49 WIB

Tiga Minggu Operasi, Polda Riau Amankan 31,8 Kg Sabu dan 2.319 Butir Ekstasi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:33 WIB

Polres Dumai Ikut Kegiatan Panen Raya Jagung Pipil Kuartal II 2026 Secara Serentak

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:35 WIB

Penggerebekan di Cendrawasi, Dua Orang Pelaku Narkoba, 36,83 Gram Sabu Turut Di Sita Sebagai Barang Bukti

Berita Terbaru

Berita

Uang Rp50 Ribu RI Raih Predikat Teraman Kedua di Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:37 WIB