Mobil IVA Test Rp1,5 Miliar di Dinkes Pekanbaru Disorot, Publik Curiga: Barang Baru Rasa Bekas?

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mobil Iva Test Diskes Pekanbaru

PEKANBARU – Dugaan korupsi dalam pengadaan Mobil IVA Test senilai Rp1.597.290.000 Tahun Anggaran 2026 di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mulai menjadi perhatian publik. Proyek yang semestinya mendukung pelayanan kesehatan perempuan itu justru memunculkan tanda tanya besar, setelah muncul dugaan kendaraan yang dibeli bukan unit baru, melainkan mobil bekas yang dimodifikasi ulang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, mobil IVA Test tersebut diduga berasal dari kendaraan lama yang sebelumnya sudah digunakan, lalu dilakukan modifikasi pada 2025. Dugaan itu semakin menarik perhatian karena disebut terjadi bersamaan dengan pengadaan satu unit mobil Alphard ambulans yang juga diduga merupakan kendaraan bekas dari lingkungan Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru.

Jika benar demikian, publik tentu bertanya-tanya, apakah anggaran miliaran rupiah itu digunakan untuk membeli kendaraan kesehatan baru, atau sekadar “dandanan ulang” mobil lama agar tampak segar saat serah terima.

Sorotan juga mengarah kepada pihak rekanan pelaksana proyek, yakni PT Bumi Indah Putra. Hingga kini belum ada penjelasan terbuka terkait berapa unit mobil IVA Test yang dikerjakan perusahaan tersebut, bagaimana spesifikasi kendaraan yang digunakan, hingga seperti apa kontrak pengadaannya.

Minimnya keterbukaan informasi membuat proyek ini terkesan berjalan dalam kabut. Nilai anggarannya terang benderang, namun rincian pekerjaan justru gelap di mata publik.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Feriyanto, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler beberapa waktu lalu belum memberikan penjelasan terkait dugaan korupsi dalam proyek tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Lina Primadesa, mengaku tidak mengetahui persoalan pengadaan mobil IVA Test tersebut. Ia menyebut kegiatan itu bukan berada di bidang yang dipimpinnya.

“Pembelian Mobil IVA Test tidak ada di bidang saya. Jadi saya tidak tahu soal itu,” ujarnya singkat kepada wartawan, Kamis (21/5/2026) sore.

Di tengah tuntutan efisiensi anggaran dan pelayanan kesehatan yang masih menyisakan banyak persoalan, proyek pengadaan kendaraan miliaran rupiah ini kini menjadi ujian transparansi bagi Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. Sebab masyarakat tentu berharap uang rakyat dipakai membeli pelayanan terbaik, bukan sekadar mengganti cat dan bodi kendaraan lama dengan label baru.***

Sumber : Tim Lipsus Oketimes.com

Berita Terkait

Bangun Kedekatan Dengan Masyarakat, Bupati PMA Gelar Jum’at Berkah Di Mesjid Nurul Iman Desa Harang Julu
PT. Ivo Mas Tunggal Gelar Gotong Royong Bersama Masyarakat dan Mitra Kerja
Dinas Perdagangan Kota Dumai Membuka Pelayanan Tera dan Tera Ulang Timbangan
14 M Dianggarkan, Jembatan Aek Siabu Desa Batang Bulu Baru Segera Dimulai
Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Kota Dumai 2026, Wako Paisal: Perang Melawan Narkoba Harus Lebih Keras
Babinsa Koramil 04/Rupat Gelar Komsos Bersama Masyarakat Desa Teluk Lecah
Babinsa Koramil 04/Rupat Bersama Masyarakat Gelar Patroli Karhutla di Desa Hutan Panjang
Kadis PU Dumai Evaluasi Fungsi Pintu Air Hadapi Pasang Rob
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:08 WIB

Bangun Kedekatan Dengan Masyarakat, Bupati PMA Gelar Jum’at Berkah Di Mesjid Nurul Iman Desa Harang Julu

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:37 WIB

PT. Ivo Mas Tunggal Gelar Gotong Royong Bersama Masyarakat dan Mitra Kerja

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:21 WIB

Dinas Perdagangan Kota Dumai Membuka Pelayanan Tera dan Tera Ulang Timbangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:06 WIB

14 M Dianggarkan, Jembatan Aek Siabu Desa Batang Bulu Baru Segera Dimulai

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:13 WIB

Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Kota Dumai 2026, Wako Paisal: Perang Melawan Narkoba Harus Lebih Keras

Berita Terbaru