Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Manunggal Air di Dumai: Pastikan Air Mengalir, Bukan Sekadar Bangunan

- Penulis

Minggu, 30 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Di tengah kunjungan kerja meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kodim 0320/Dumai, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., menyempatkan diri mengecek langsung fasilitas Program Manunggal Air Bersih di Jalan Pinang Merah, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Minggu (30/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi penegasan bahwa keberhasilan program air bersih tidak cukup hanya ditandai dengan berdirinya fasilitas. Pangdam ingin memastikan sarana yang telah dibangun benar-benar berfungsi, air mengalir, dan manfaatnya dirasakan masyarakat.

Saat meninjau lokasi, Pangdam menegaskan Program Manunggal Air merupakan salah satu program unggulan TNI Angkatan Darat yang diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih.

“Program Manunggal Air merupakan salah satu program unggulan TNI Angkatan Darat yang kita laksanakan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Pangdam.

Menurutnya, pembangunan fisik hanyalah bagian awal. Ukuran keberhasilan sesungguhnya terletak pada keberlanjutan pemanfaatan fasilitas tersebut.

“Yang paling penting bagi kita bukan hanya pembangunannya selesai, tetapi bagaimana air bersih ini benar-benar dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Agus menjelaskan, secara nasional TNI Angkatan Darat telah membangun sekitar 3.000 titik fasilitas air bersih.

Khusus di wilayah Kodam XIX/Tuanku Tambusai, sebanyak 120 titik telah rampung 100 persen dan tersebar di wilayah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.

Program tersebut secara keseluruhan disebut telah memberikan manfaat kepada sekitar 5.726 kepala keluarga atau 12.484 jiwa.

Sementara fasilitas Manunggal Air yang berada di Bukit Kayu Kapur, Dumai, diperuntukkan bagi 128 kepala keluarga atau sekitar 512 jiwa.

Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, penyediaan sumber air juga memiliki nilai strategis di wilayah yang memiliki potensi kerawanan karhutla.

Kodam XIX/Tuanku Tambusai menargetkan pembangunan sebanyak 500 sumur bor di wilayah rawan karhutla. Keberadaan sumber air tersebut diharapkan dapat mendukung langkah pencegahan sekaligus memperkuat respons ketika kebakaran terjadi.

“Yang terpenting, bukan hanya membangun fasilitas, tetapi memastikan airnya benar-benar mengalir, dimanfaatkan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Agus.

Pangdam juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas Manunggal Air yang telah dibangun.

Menurutnya, keberlanjutan program sangat bergantung pada pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas di tingkat masyarakat.

“Karena air bersih adalah kebutuhan dasar. Ketika air tersedia, banyak aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah dan kehidupan pun menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Truk Tangki CPO Tabrak Truk Mogok di Jalan Kebun Dumai, Minyak Tumpah Picu Kemacetan Panjang
Kejari Dumai Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Kinerja Pembinaan dan Penanganan Perkara Pidana Umum
Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una
Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung
Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan
Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BREAKING NEWS: Truk Tangki CPO Tabrak Truk Mogok di Jalan Kebun Dumai, Minyak Tumpah Picu Kemacetan Panjang

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Kejari Dumai Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Kinerja Pembinaan dan Penanganan Perkara Pidana Umum

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?

Berita Terbaru