JAWA TIMUR – Bukan sekadar agenda pelatihan, Penataran Manajemen Administrasi dan Organisasi serta Pelatihan Teknik Terpadu Beladiri Kempo Indonesia (BKI) di Kota Batu menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat fondasi organisasi sekaligus meningkatkan kompetensi para pengurus dan Kempoka.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 29–30 Agustus 2026, tersebut digelar BKI Provinsi Jawa Timur di Al Hikmah Islamic International Boarding School, Kota Batu, Jawa Timur.
Pesertanya datang dari berbagai Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Tak hanya itu, perwakilan BKI dari Provinsi Banten dan Jawa Barat turut hadir, menunjukkan bahwa penguatan kapasitas organisasi dan teknik menjadi perhatian lintas daerah.
Kegiatan dibuka oleh Brigjen TNI (Purn) H. Imam Santosa, MA, selaku Ketua Umum BKI Provinsi Jawa Timur.
Sementara dari Pengurus Pusat Beladiri Kempo Indonesia (PP. BKI), hadir sejumlah pemateri utama, yakni Soke Gun Gunawan, Ketua Umum PP. BKI; Sh Iwan Hernawan, Sekretaris Jenderal PP. BKI; serta Sh Odi Purwanto, Ketua Komisi Penelitian, Pengembangan dan Sport Science PP. BKI.
Penataran manajemen tidak berhenti pada persoalan administratif. Peserta dibekali lima materi utama yang menyentuh aspek fundamental organisasi, mulai dari Kenpo, Kempo, sejarah dan perkembangannya; struktur dan tata kelola organisasi; manajemen organisasi; manajemen administrasi; hingga pemimpin dan kepemimpinan.
Materi tersebut diarahkan untuk menyamakan persepsi sekaligus mendorong profesionalisme para pengurus agar tata kelola organisasi BKI berjalan lebih tertib, efektif, terukur dan berkelanjutan.
Tak kalah penting, sisi teknis juga mendapat porsi khusus.
Dalam Pelatihan Teknik Terpadu, peserta mendapatkan penguatan teknik yang meliputi Kempo Wingchun, Kempo Weapon Nunchaku, dan Kempo Weapon Toya.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari proses sosialisasi, adaptasi dan implementasi karakteristik Indo Kempo dalam pengembangan teknik serta pembinaan Kempoka BKI.
Dengan demikian, kegiatan dua hari tersebut tidak hanya menyasar penguatan struktur organisasi, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas kemampuan teknis para anggota.
Ketua Umum PP. BKI Soke Gun Gunawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Umum BKI Jawa Timur beserta jajaran panitia dan seluruh peserta yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Penghargaan khusus juga disampaikan kepada Ustadz Fais, S.Si., M.Pd., selaku pimpinan Al Hikmah Islamic International Boarding School Kota Batu, yang telah memberikan dukungan dan pelayanan selama kegiatan berlangsung.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ustadz Fais dan keluarga besar Al Hikmah Islamic International Boarding School Kota Batu atas bantuan dan support yang luar biasa. Semoga Al Hikmah semakin maju, terus melahirkan generasi dan lulusan terbaik, berilmu, berakhlak mulia, serta menjadi panutan bagi masyarakat,” ujar Soke Gun Gunawan.
Bagi BKI, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial atau pelatihan semata.
Lebih jauh, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat standardisasi, profesionalisme, soliditas dan sinergi organisasi di seluruh tingkatan BKI.
Penguatan tersebut sekaligus diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas pembinaan dan pengembangan Kempo di Indonesia.
Pesan yang ingin dibangun pun cukup jelas: organisasi yang kuat membutuhkan tata kelola yang baik, sementara pembinaan atlet dan Kempoka membutuhkan kompetensi yang terus diasah.
BKI terus bergerak membangun organisasi, meningkatkan kompetensi, memperkuat persaudaraan dan menyiapkan generasi masa depan.
(Marhisam)







