Buruh Lokal Tuntut Keadilan, KSOP Dumai Dinilai Abaikan Suara Masyarakat Pelabuhan

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Ratusan buruh dan mahasiswa dari berbagai elemen masyarakat kembali turun ke jalan untuk menuntut keadilan di depan Kantor KSOP dan Gate Pelabuhan Dumai. Aksi yang dipimpin oleh Kurniawan, Ketua TKBM Bumi Melayu Berkah Bersama, menyoroti lambannya respons dari pihak KSOP Dumai dalam mengeluarkan izin PMKU (Penetapan Mitra Kerja Usaha), yang telah lama diajukan oleh koperasi buruh lokal.

Kurniawan dalam orasinya menyampaikan bahwa koperasi ini dibentuk oleh masyarakat yang tinggal di kawasan paling terdampak pelabuhan — bahkan beberapa hanya berjarak belasan meter dari pagar pelabuhan. Namun, hingga kini, mereka nyaris tak memiliki akses untuk bekerja di dalam pelabuhan.

“KSOP seperti menutup mata. Kami sudah berkali-kali mengajukan, namun sampai hari ini tak ada tanggapan yang jelas. Masyarakat hanya dijadikan penonton di tanah sendiri,” tegas Kurniawan di tengah massa aksi yang memadati kawasan pelabuhan.

Sudirman, Ketua Aliansi Perusahaan Bongkar Muat, juga ikut bersuara keras. Ia menyebutkan bahwa tidak ada regulasi yang melarang keberadaan lebih dari satu koperasi TKBM di pelabuhan. Bahkan secara normatif, hal tersebut sejalan dengan semangat reformasi dan prinsip keadilan dalam pelayanan publik.

“KSOP seharusnya tidak berpihak. Jika mereka menahan izin tanpa alasan jelas, ini justru menciptakan kesan bahwa ada permainan monopoli yang dibiarkan,” ujar Sudirman.

Rizal, tokoh masyarakat yang juga Ketua RT di kawasan Ring 1 pelabuhan, menuturkan bahwa warga sudah terlalu lama hanya menerima debu dan kebisingan dari aktivitas pelabuhan tanpa pernah merasakan manfaat nyata. Ia juga mengingatkan bahwa tanah pelabuhan dulu berasal dari masyarakat, namun sekarang rakyat justru disisihkan.

“Kami ini bukan pendatang. Kami ini pemilik tanah yang dulu menyerahkan untuk pembangunan pelabuhan. Tapi balasannya? Anak cucu kami bahkan tak bisa bekerja di dalamnya,” ungkap Rizal dengan nada kecewa.

Mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Kota Dumai turut turun mendampingi buruh. Mereka menilai perjuangan ini adalah bentuk perlawanan terhadap sistem ketenagakerjaan pelabuhan yang selama ini tertutup dan sarat ketimpangan.

“Kami akan terus mengawal. Jika KSOP terus diam, kami akan terus bergerak lebih besar,” kata Bimo Laksono, Koordinator BEM.

Aksi ini menjadi sinyal keras bahwa jika suara rakyat terus diabaikan, maka ketegangan di kawasan pelabuhan Dumai akan terus meningkat. KSOP harus bertanggung jawab, bukan hanya secara administratif, tetapi juga secara moral.

Berita Terkait

Dentuman Keras Kembali Guncang Kilang Pertamina Dumai, Warga Ring 1 Trauma Berhamburan Keluar Rumah
Pemutakhiran DPPT Tanggul Sungai Dumai Dikebut, Data Lahan hingga Bangunan Kembali Diverifikasi
Dana Hibah KONI Dumai Rp4,7 Miliar Disorot, BPK Didesak Audit Forensi
Ketua LSM IPTD : Keberadaan Pertamina dan PLN Membuat Masyarakat Dumai Hidup Dalam Kewaspadaan
INFO TERKINI: Buaya Diperkirakan 2 Meter Muncul di Perairan Pulau Payung Dumai
Parkir Diduga Liar Menjamur di Ampana, Pemkab Tojo Una-Una Diminta Bertindak Tegas
Maulid Nabi di SMPN 1 Rupat: Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Kepala Disdikbud Dumai “Salah Kamar”? Latar Kehutanan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:17 WIB

Dentuman Keras Kembali Guncang Kilang Pertamina Dumai, Warga Ring 1 Trauma Berhamburan Keluar Rumah

Rabu, 2 September 2026 - 18:11 WIB

Pemutakhiran DPPT Tanggul Sungai Dumai Dikebut, Data Lahan hingga Bangunan Kembali Diverifikasi

Rabu, 2 September 2026 - 17:50 WIB

Dana Hibah KONI Dumai Rp4,7 Miliar Disorot, BPK Didesak Audit Forensi

Rabu, 2 September 2026 - 17:39 WIB

Ketua LSM IPTD : Keberadaan Pertamina dan PLN Membuat Masyarakat Dumai Hidup Dalam Kewaspadaan

Rabu, 2 September 2026 - 15:37 WIB

INFO TERKINI: Buaya Diperkirakan 2 Meter Muncul di Perairan Pulau Payung Dumai

Berita Terbaru